SYAGAR 1: Titik Temu

50 2 0
                                        

"Ayo! Ayo! Wudhu dulu! 10 menit lagi adzan ashar

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


"Ayo! Ayo! Wudhu dulu! 10 menit lagi adzan ashar." Anak-anak yang sedari tadi bermain langsung berhamburan ke arah tempat wudhu.

"Jangan ada yang main air!"

"KAK FIRA! OSCAR MAU BATALIN WUDHU AKU!" Seorang anak perempuan berlari menghampiri guru muda itu.

"Oscar! Udah wudhu belum?"

"Belum."

"Sana wudhu dulu."

"Nggak mau."

"Wudhu dulu Oscar! Kalau enggak, nanti kamu yang adzan."

"Nggak mau."

"Ya udah, sekarang wudhu dulu. Jangan ngebatalin anak perempuan terus, udah mau adzan ini." Oscar pun langsung berjalan ke arah tempat wudhu dan anak perempuan tadi langsung kembali ke dalam mesjid.

Fira sedang berdiri memantau anak-anak yang sedang duduk menunggu waktu adzan tiba.

"Eh, Abi." Fira kaget melihat seorang laki-laki yang baru saja selesai wudhu.

"Fira? Kamu kok ada di sini? Oh, iya! Lagi ngajar ya?" Walaupun lumayan sering pulang kampung, tapi Abi lupa-lupa ingat kalau Fira mengajar anak-anak di masjid.

"Iya." Fira tersenyum. "Kamu kapan datengnya?"

"Tadi pagi sih."

"Kak Fira. Jamnya udah bunyi." Seorang anak laki-laki berjalan cepat dari dalam masjid menuju Fira yang berada di luar.

"Ya udah, kamu yang adzan ya?"

"Oke. Siap laksanakan." Dia mengangkat tangannya memberi hormat lalu kembali lagi ke dalam masjid.

"Oh iya, Bi. Sekalian aja kamu imamin anak-anak."

"Boleh." Tak usah diragukan lagi, Abi mampu membaca Al-Qur'an dengan fasih. Bahkan, jika ia sedang pulang kampung seperti ini, sering ditunjuk menjadi imam bila imam yang biasanya tidak hadir.

"Anak-anak, shalatnya berjama'ah ya! Kak Abi yang imamin." Setelah adzan selesai, Fira langsung memberi tahu mereka, takutnya mereka langsung sholat munfarid.

"Iya kak Fira." Mereka menurut.

"Kamu nggak ikut berjama'ah?" tanya Abi karna melihat Fira tidak memakai mukena.

"Aku nanti di rumah. Masalahnya, anak-anak suka bertingkah kalau lagi shalat. Jadi harus dipantau." Abi mengangguk mengerti.

Dan benar saja, ada anak yang saling menyenggol ketika sholat, ada yang menggerakan badannya ke kanan dan kiri, ada juga yang nengok kanan dan kiri. Fira langsung menyebut nama dari anak-anak yang bertingkah itu agar terdiam.

Wajar saja, kalau mereka masih tidak serius dalam shalatnya, tapi bukankah harus kita biasakan dari kecil untuk serius dalam shalat agar tidak berlanjut sampai dewasa nanti?

SYAGARWhere stories live. Discover now