"bun, Cerlyn berangkat sekolah dulu ya". Cerlyn berteriak.
Disebrang jalan bunda Cerlyn melambaikan salah satu tangannya itu "hati hati baby aku Cerlyn"
Hari pertama Cerlyn pergi ke sekolah baru nya, ia baru saja duduk di bangku kelas 10. Dengan sikap yang selalu ingin mempunyai teman, Cerlyn berkenalan dengan seluruh teman di kelas barunya itu.
Bu Gladis, guru yang memiliki kepandaian pada bidang kimia ini merupakan wali kelas di kelas 10 Mipa 3. Sejak selesai pendaftaran, sekolah mengadakan tes untuk siswa baru. Cerlyn, dengan kepandaiannya ia diterima di kelas Mipa. Kelas Mipa ini tentu banyak hitung menghitung dan lainnya yang lebih sulit lagi. Tetapi untuk Cerlyn itu bukan apa apa, karena ia memang pandai di bidang Mipa.
Seorang wali kelas itu menempatkan tubuh Cerlyn untuk duduk di sebelah seseorang yang sangat irit bicara.
"Hai namaku Leora, kamu bisa panggil aku Ara!" Satu gadis yang mengajak berkenalan kepada Cerlyn. Ia menyodorkan tangannya kepada Cerlyn untuk berjabat.
"Umm...hai Ara, aku Cerlyn" Cerlyn membalasnya dengan ia berkenalan dengan Ara.
Ara, ia duduk tepat di depan bangku Cerlyn. Ara merupakan gadis yang begitu ceria.
"Veren, sttt...heh, Veren!" Cerlyn mulai memanggil nama Veren yang duduk di sebelahnya sambil menyenggol nyenggol lengan Veren. Tetapi Veren sama sekali tidak melontarkan sepatah kata apa pun. "Lo denger ga siiii!!!!" Teriakan yang membuat suasana kelas yang semula ramai menjadi sepi. Kini semua mata tertuju kepada Cerlyn, ia sangat malu. "Lo si ga jawab kalo gue panggil" Cerlyn mengeluh kepada Veren yang sedari tadi diam saja sambil menatap satu buku.
"Lo bisa diem kan?" Veren menatap tajam mata gadis di sebelahnya untuk segera membungkam mulut.
Cerlyn hanya bergidik ngeri melihat sikap Veren tadi. "Yaudah gausah galak gitu kali, relax" Ia mengataknnya sambil memijit pundak Veren.
Kini keduanya seperti dua pohon yang tenang, tidak ada kebisingan apapun. Empat mata dalam dua bangku itu menatap dengan penuh keseriusan untuk memperhatikan sang guru menjelaskan sebuah teori.
YOU ARE READING
be kind
Historical FictionCerlyn Davi Theo adalah gadis yang sangat baik hati. Dia selalu mengedepankan keadilan. Ia tidak pernah menyakiti hati seseorang, terlebih menyakiti fisik. Cerlyn memiliki begitu banyak teman teman baik. Bagaimana saat dia bertemu dengan seorang yan...
