Seorang gadis tengah berdiri di balkon kamarnya. Pandangannya nampak kosong. Dia Cenia Nazaya Kanafika gadis cantik dengan senyum indahnya.
Memandang bulan yg begitu terang malam ini. Cenia begitu merindukan seseorang yang sudah lama meninggalkannya sendirian.
"Kenapa kau pergi. Apa kau tahu? Aku sangat merindukanmu. Bisakah aku marah pada Dia yang sudah mengambilmu?" Ujarnya dengan sendu.
Dia memang tersenyum, tapi apakah orang tahu,senyumnya bukanlah senyum ceria. Dia hanya berusaha terlihat baik-baik saja.
Tak terasa air matanya luruh membasahi pipi mulusnya. Cenia teramat rindu dengan seseorang yang sudah lama mengisi hatinya. Tapi Tuhan berkata lain, Dia sudah mengambil seseorang yang begitu berharga dalam hidupnya.
"Setidaknya jangan pergi sendiri. Aku terlalu lemah untuk menghadapi dunia kejam ini. Mereka tidak menyayangiku. Kenapa setiap yang berharga untukku harus pergi? Tidakkah Tuhan kasihan padaku? Hiks...s-sakit..hiks" pecah sudah tangisnya.
Dia hanya manusia biasa. Mencoba kuat disaat sedang tidak baik-baik saja bukanlah hal mudah baginya.
YOU ARE READING
Take Me Away
Teen FictionGa pandai bikin deskripsi langsung baca aja FYI, ini cerita pertama dan pasti masih berantakan jadi maaf yah kalo pemilihan kata kurang pas atau ada kesalahan. So Enjoy You Reading 👀
