Sabtu pagi, adalah hari terindah versiku. Karena aku akan memiliki hari yang panjang untuk berdua dengan suamiku, Mas Andra.
"Mas, sarapan dulu ya. Ini aku buatin roti bakar."
"Wahh roti bakarrr. Makasih sayang."
Begitulah tanggapan mas Arya, apapun yang aku siapkan untuknya selalu disambut dengan antusias, meski hanya dua lembar roti bakar.
"Mas, hari ini kan setengah hari nih.. Jalan-jalan yukk." Pintaku dengan sedikit merengek kepada Mas Arya.
"Emm gimana ya yang.."
"Mas Arya mau lembur ya ?"
"Iya nih, kerjaan lagi agak padet dari kemarin. Kayaknya harus lembur deh." Jelas Mas Arya dengan penuh penyesalan.
"Ohh, ya udah deh mas nggak papa. Masih ada hari Minggu juga kok." Jawabku dengan penuh senyum supaya Mas Arya juga tidak merasa bersalah.
"Atau nanti malam aja kita jalan yang. Atau nanti mas usahain ya pulang lebih cepet." Jawab Mas Arya sambil mengelus rambutku.
"Okee, tapi nggak perlu buru-buru mas. Yuk mas sarapan dulu aja. Keburu dingin nanti rotinya."
Kami melanjutkan sarapan diiringi canda dan tawa ringan. Yah begitulah kebiasaan kami. Aku dan Mas Arya memang tidak terlalu suka berpikir terlalu berat akan suatu hal. Sebisa mungkin semua dibuat enteng. Karena hidup sudah pusing cinnn..
"Yang, aku berangkat dulu ya. Kamu dirumah jangan capek-capek." Pamit Mas Arya sembari mengayunkan tangannya yang kusambut dan kucium tangan nya. Cipika cipiki, cium kening, bibir dan berpelukan adalah salam perpisahan rutin kami sebelum Mas Arya pergi berangkat kerja. Dan kamar ini selalu menjadi saksi bisu betapa mesranya kami di setiap harinya.
Aku mengekor dibelakang Mas Arya sampai ke depan rumah untuk melepasnya pergi. Memang terdengar seperti berlebihan atau bucin kalau anak sekarang menyebutnya. Tapi kami sangat menikmati kebucinan kami. Dengan tatapan manja aku merengek seolah "nggak usah kerja", namun selalu dibalas dengan tatapan manjanya yang seolah ingin mengiyakan. Namun apa dikata, dapur harus tetap ngebul. Dunia tak seindah drakor ataupun FTV sayangg.
Seperti biasa, setelah Mas Arya berangkat kerja. Aku mulai cek kerjaan, mulai dari sosial media, marketplace dan email. Satu persatu aku jawab, karna masih terlalu pagi jadi belum ada yang menjawab pesanku.
Kalau sudah begini, YouTube dan scroll media sosial adalah jalan ninjaku hahah
ESTÁS LEYENDO
Kesempatan Kedua
RomanceKecewa. Mungkin hampir semua orang pernah mengalaminya. Namun yang menjadi pembeda adalah seberapa dalam rasa kecewa itu ada. Atau mungkin, seberapa sering rasa kecewa itu datang. Hal yang tersulit adalah menyikapi kecewa itu sendiri. Apakah aku har...
