•
•
•
Berawal dari menjalankan tugas sebagai seorang Ketua kelas dan Bendahara.
Dibawah guyuran hujan yang deras, Nata mengendarai motor dengan kecepatan yang cukup cepat. Ia tak memperdulikan bagaimana nasib gadis yang diboncengnya.
"Kak, bisa berhenti dulu gak? ini muka gue sakit kena hujan," ujar Daiva memejamkam matanya erat erat. Sungguh ia merasa bahwa cowok yang kini memboncengnya ini sudah gila.
Tak menghiraukan, Nata semakin menambah kecepatan motornya. "tundukin kepala lo!"
Daiva menunduk, ia menyembunyikan wajahnya dibelakang punggung Nata. "masih jauh?"
"Udah deket,"
▪︎▪︎▪︎
YOU ARE READING
EVANESCENCE
Teen FictionTerlarut dalam rasa kesepian. Tenggelam dan hanyut terbawa gelombang kesedihan. Cerita ini ditulis dengan tinta pena yang hampir habis terkuras air mata. Nata Gionard. Cowok yang kini duduk dibangku kelas 12. Terkenal ceria, namun sayangnya keceriaa...
