Di Rekrut || 1

866 461 248
                                        

☡WARNING☡

⚠PLAGIAT DIHARAP HEMPAS JAUH-JAUH⚠
⚠BUDAYAKAN VOTE SEBELUM MEMBACA ⚠
⚠SUKA CERITANYA? FOLLOW AUTHORNYA⚠
KOMEN KALIAN ADALAH SEBUAH PENGHARGAAN UNTUK RIA

Hai, kali ini Ria bawa cerita baru buat kalian.

MURNI IMAJINASI SEMATA DARI ISI KEPALA RIA.
Cerita kedua setelah Tulisan Sajak "USAI"

Gimana jadinya kalau seorang gadis periang menyukai laki-laki tertutup? Bahkan untuk tersentuh pun ia menolak.

Penasaran sama ceritanya? Simak alur kisahnya!

Selamat menikmati, Prend.

Pagi ini cuaca tengah mendukung, cuaca cerah menampakkan pemandangan gunung dari arah utara

Oops! Ang larawang ito ay hindi sumusunod sa aming mga alituntunin sa nilalaman. Upang magpatuloy sa pag-publish, subukan itong alisin o mag-upload ng bago.

Pagi ini cuaca tengah mendukung, cuaca cerah menampakkan pemandangan gunung dari arah utara. Seorang gadis berambut lurus sesiku tengah berjalan menuju sekolahnya. Dengan riang ia bernyanyi-nyanyi kecil sembari beberapa kali memutar tubuh mungilnya seperti anak kecil yang tengah gembira.

"Rea!" Seseorang tengah memanggilnya dari arah belakang.

Merasa namanya dipanggil, gadis itu menoleh dan melambaikan tangan dengan tersenyum lebar, "Woi Dara, buruan!"

Tampak dari selatan gadis yang memanggilnya tadi berlari menghampirinya.

"Duh, capek!" ucap gadis yang bernama Dara dengan nafas yang tidak teratur.

"Lagian, pake acara maraton pagi segala," balas Tere, terkekeh.

"Lah elu tadi yang nyuruh buruan! Heh anda pikun Jubaedah?!"

Tesa Terea, gadis yang kerap dipanggil Tere ini adalah gadis ceria yang memiliki banyak kelakuan aneh dan kocak. Tidak sedikit juga yang memanggilnya Rea, seperti temannya tadi, Dara. Terea dan Dara merupakan murid di SMA Delaskar, yang baru saja menduduki kelas XI.

Hari ini adalah hari pertama masuk sekolah setelah liburan kenaikan kelas.

Gadis pemilik rambut sesiku itu terlihat seperti anak-anak dengan aura babyfacenya dan kelakuan yang kekanak-kanakan. Di usianya yang belum genap 16 tahun ia sudah menduduki kelas XI SMA, dan menjadi murid termuda dalam seangkatannya.

Tere tidak sebegitu populer di SMA Delaskar, tapi siapa yang tidak mengenalinya? Gadis dengan mata sipit dan hidung mungilnya, serta suara khas yang seperti anak kecil. Dengan tubuh mungil, ia kerap juga dipanggil bocil oleh beberapa orang yang iseng.

Caldara Roeman, panggil saja Dara, dia salah seorang teman sekelas Tere di kelas X kemarin. Termasuk salah satu murid yang pintar juga, meski kadang ke lemotannya juga menyamai kadar kepintarannya.

TEREZAR ♡ON GOING♡Mga kuwentong kahuhumalingan mo. Tumuklas ngayon