Serendipity - 00

28K 900 19
                                        

Arvin menatap datar gadis yang duduk di hadapannya.

"Kamu kayaknya seneng banget bisa nikah sama saya?" tebak Arvin yang sejak tadi melihat gadis di depannya hanya menebar senyum tidak jelas.

"Ya harus dong. Menikah sama Bapak itu adalah salah satu pencapaian yang harus disyukuri," balas gadis itu dengan wajah riang.

Arvin hanya mendengus mendengar jawaban gila gadis yang statusnya akan berubah dari mahasiswinya menjadi istrinya.

"Jadi kamu bangga, nikah karena insiden?"

"Banggalah! Gara-gara insiden itu, saya jadi dapat Bapak mertua yang gantengnya Masya Allah!"

-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-

"Kita memang menikah karena terpaksa, tapi saya akan berusaha menjadi suami yang bertanggung jawab buat kamu." -Arvino Zivan Erlangga.

"Nggak ada yang perlu disesali dalam kejadian ini. Semua ini adalah skenario yang Tuhan buat untuk kita dan yang harus kita jalani dengan ikhlas." -Gisella Anindya.

-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-

"Pergi?"

"Iya. Anin mau pindah sekolah, jadi kita nggak bisa ketemu lagi," jelas Anin, "ini, Anin kasih Kakak gelang yang samaan kayak punya Anin. Biar Kakak selalu inget sama Anin." lanjutnya sambil menyerahkan sebuah gelang ke tangan Arvin.

-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-

"Tuhan adalah pembuat skenario terbaik untuk hambanya. Kita sebagai manusia hanya bisa menjalankan dan menikmati alur yang dibuat Tuhan dengan ikhlas dan sabar."
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
🐰🐰🐰

Next?

Kalau next, harus vote dan komen

Seeuuu

Serendipity [END]Where stories live. Discover now