Happy Reading...
MUNGKIN ALUR CERITANYA BAKALAN ADA BEBERAPA YANG DIUBAH YA DARI VERSI SEBELUMNYA, TAPI BUAT NAMA TOKOH-TOKOHNYA TETEP SAMA KOK GUYS.
Seorang gadis tampak gelisah sendiri, sangat kontras dengan ekspresi teman-teman di sekitarnya yang tampak tersenyum dan bernyanyi dengan wajah bahagia. Pandangan gadis itu sesekali melihat ke arah bangku penonton yang dikhususkan untuk wali murid guna memastikan apakah seseorang yang ditunggunya telah datang. Akankah ayahnya menepati janjinya? Ataukah dia akan berakhir sendiri lagi seperti acara kelulusannya saat duduk di bangku Sekolah Dasar?
Ibunya sedang menjaga adik perempuannya yang sedang sakit di rumah, sedangkan kakak laki-lakinya sedang mengikuti lomba pertandingan basket di luar sekolah. Jadi tidak ada yang bisa dia harapkan akan datang di acara kelulusannya ini kecuali ayahnya. Lagu yang dinyanyikan para siswa pun telah selesai dan hal itu semakin menambah rasa gelisah gadis itu. Satu persatu para siswa dengan didampingi walinya pun dipanggil untuk naik ke atas panggung guna menerima samir dan rapot yang disertai foto bersama.
Rasanya lebih mendebarkan menunggu ayahnya yang masih belum menunjukkan batang hidungnya dari pada mengerjakan soal-soal olimpiade yang kerap kali dia ikuti. Tiba saatnya nama gadis itu disebut dan ayahnya benar-benar belum terlihat juga.
"Alexa Adrianna.."
Gadis itu pun menghela nafas pasrah seraya berusaha memasang ekspresi senormal mungkin untuk menyembunyikan kesedihannya. Setidaknya dia harus bisa memamerkan senyuman di acara kelulusannya dari bangku SMP ini meskipun itu jelas palsu. Namun siapa sangka kalau ternyata ketika tinggal selangkah lagi untuk menaiki panggung. Seseorang tiba-tiba saja menyentuh bahunya dan memberikan beberapa kata yang langsung membuat suasana hati gadis itu berubah dengan senyuman yang lebih tulus.
"Exaa , maaf ayah terlambat."
Sepasang ayah dan anak itu pun menaiki panggung dengan saling berpegangan tangan dengan ekspresi wajah penuh kebahagiaan. Keduanya pun memasang senyum terbaiknya ketika berfoto bersama dan acara hari itu pun berjalan dengan lancar. Meskipun hanya bisa didampingi ayahnya saja Alexa merasa begitu bahagia dan terus mengucap syukur kepada Tuhan dalam hati bisa memiliki ayah sebaik dan sehebat ayahnya.
Terlalu larut dalam kebahagiaan kedua orang itu tidak menyadari bahwa akan ada malapetaka yang terjadi di detik selanjutnya. Sebuah truk besar dengan kecepatan di atas rata-rata datang dari arah berlawanan dengan mobil mereka. Kejadian itu terjadi begitu cepat hingga Alexa pun tak dapat melakukan apa-apa dan hanya memasang ekspresi terkejut sekaligus takut. Ayahnya terluka parah karena melindungi putrinya, sedangkan Alexa sendiri hanya bisa menangis ketakutan sambil balas memeluk tubuh ayahnya.
"Ayah..."
💠💠💠
To be continue....
Jangan lupa budayakan vote dan komen yah sehabis baca.👍😁
YOU ARE READING
EXADIO (On Going)
Teen FictionWhen the love is hopeless Sebuah tragedi besar di masa lalu Alexa membuatnya harus kehilangan segala kesempurnaan dalam hidupnya. Dalam artian kebahagiaan dan cinta yang terenggut semua darinya. Satu-satunya orang yang menjadi alasannya bertahan...
