Hai
Apa kabar?
Maaf ya kalo typonya banyak
Kuy mulai
.
.
.
.
.
"Kringg"
"Kringg"
Jam weker milik gadis itu berbunyi yg menunjukkan pukul 06.12 wib.
Gadis itu pun bangun dari tidurny dan mematikan jam weker ny.dia bergegas menuju kamar mandi dan bersiap-siap untuk sekolah.gadis yg berambut hitam pekat,bulu mata yg lentik,hidung mancung,dan berkulit putih itu bernama zulfa.
"Tok.....tok........tok"
Ketukan pintu terdengar dari sang ibunda
"Zulfa kamu udah bangun nak?"
Tanya sang ibunda sambil mengetuk pintu.
"Aku udah bangun bun,bunda kebawah duluan nanti aku nyusul"jawab zulfa sambil membuka pintu kamarnya.
"Oh yaudah cepet ya"ucap sang ibunda sambil tersenyum dan pergi ke bawah.
Zulfa kini siap turun kebawah untuk sarapan dengan ibunda nya."bun,bang azril keman?"Tanya zulfa.
"Oh abng kamu nginep di rumah temenny"jawab sang ibunda.
Sementara zulfa hanya ber-oh sambil berjalan kearah meja makan.
Skip
"Bunda zulfa berangkat ya"pamit zulfa sambil salim pada bundany.
"Iya,hati hati ya nak di jalan jangan ngebut!"ucap bundany.
"ASSALAMU'ALAIKUM"teriak zulfa saat sudah menaiki motorny yg ada di depan rumahnya.
"WA'ALLAIKUMSALAM"jawab bunda sambil teriak.
Zulfa mengendarai motorny dengan kecepatan di atas rata-rata karna ingin sampai di kelasny terlebih dahulu sebelum sahabat-sahabatny.
Zulfa sekarang berada di depan sekolahny.sekolah harapan bangsa,sekolah itu adalah sekolah zulfa.ia memarkirkan motor milikny di tempat biasa ia parkir kan motorny.zulfa pun berjalan menuju kelasny.
"Zulfa!!! "Teriak seseorang yg membuat Zulfa sontak kaget.
Seseorang itu lari kemudian memegang pundak Zulfa dan merangkulnya,yang ternyata sahabatny yang bernama nabila
"Kenapa? "Tanya zulfa.
"Bareng kuy"ajak Nabila.
"Kuy"ucap zulfa.
Hening.....
Tidak ada yg mengajukan pertanyaan atau membahas hal-hal semacamnya.
"Fa lomba lari yuk"ajak nabila yang memecahkan keheningan tersebut.
"Ayok lah,ampe mana nih?"tanya zulfa.
"Ampe kelas yang menang di traktir sama yg kalah"jawab nabila penuh semangat.
"Yok 1..........2...........3 goo"Nabila menghitungnya bersamaan dengan Zulfa.
Di depan zulfa telah memimpin,tiba tiba zulfa meledek nabila yang masih di belakang.
"Brukk......."
"Awwwww"zulfa yg terjatuh karena tersandung oleh kaki orang lain.
Nabila pun segera membantu zulfa bangun.
"Hahahahahahahah makanya kalo lari liat kedepan"tawa orang yg menyebabkan Zulfa terjatuh.
"Lo lagi,lo lagi lo nggk bosen apa jailin si zulfa mulu"nabila yg emosi dengan orang itu tapi ia di tahan oleh zulfa.
"Li ligi,li ligi li nggk bisin ipi jiilin si zilfi mili"orang itu mencibir lalu pergi dengan santai.
"RANGGA!!! GUA TANDAIN MUKA LO ANJ*NG"teriak Nabila yg emosi kepada rangga.
"Lo nggk papa fa?"tanya nabila.
"Gua nggk papa cuma tangan gua cedera doank nggk parah kok"jawab zulfa santai.
"Oh yaudah"nabila yg mengangguk dan lanjut berjalan.
"Bisa lari kan?besok kita lomba lari loh antar kelompok"tanya nabila lagi.
"Bisa kok,oh ya lomba lari yg tadi batalin aja males gua lari larian lagi"jawab zulfa sambil membuka pintu kelas yg tertutup.
"Iya gua batalin"ucap nabila.
"Hai gaes"seseorang menepuk pundak nabila dan zulfa.
"Lo siapa?"tanya zulfa.
"Dih dia mah gitu"ucap seseorang itu dengan muka cemberut.
"Gua kan........"
Tamat
Canda deng,pendek bat ya maap
Babay👋
YOU ARE READING
sebatas teman tak lebih
Teen FictionHaruskah gua lepasin dia secara perlahan-lahan? Di vote ya plis sekian terima kasih.
