16 years old

9 1 0
                                        

Hi!

Namaku, Aluna Paramita. Kebanyakan orang memanggil aku dengan nama Luna. Kamu juga bisa memanggil Luna. Lahir dan besar di desa dari salah satu kabupaten yang ada di Jawa Tengah. Anak ke 2 dari 2 bersaudara. Sebenarnya punya adik, tapi dia telah lebih dulu meninggalkan kami semua sejak di rahim ibu (aku sayang kamu dek :))

Aku masih berusia 16 tahun. Usia yang kadang membuatku bingung. Walaupun bingung aku harus tetap menjalaninya bukan. Hariku berjalan sama saja seperti biasanya dan seperti anak pada umumnya sampai suatu saat aku mengikuti suatu acara.

Berhubung aku sudah duduk di bangku kelas 3 SMK dan sebagai siswa yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi aku harus mulai mencari info tentang pendaftarannya, itu sangat membuatku sibuk dan bingung. Menurutku wajar saja siswa kelas 12 yang ingin lanjut sudah sibuk dan bingung, terlebih waktu itu bulan Desember sudah hampir meped dibukanya pendaftaran PTN jalur SNMPTN. Walaupun sedang libur tengah semester, tapi liburnya ga terlalu berasa. Mungkin karena sekolahnya juga online yak jadinya tetep di rumah aja wkwkwk.

17/Desember/2020
Sebenarnya sebelum hari itu aku sudah pernah melihat brosur acara seperti itu. Tapi dihari itu, aku melihat lagi di ig story milik kenalanku, aku semakin panasaran dibuat acaranya. Karena aku merasa sangat kurang sekali persiapan untuk mengikuti ujian masuk PTN. Jadi aku mau mulai mencari tau tentang seleksinya dan mulai menghubungi kaka kelasku waktu SMP -dia orang pertama yang aku liat yang ngeshare brosur itu di status WAnya-

Ingat betul waktu itu aku habis mandi pagi dan sedang membantu nenek mencabut rumput di halaman samping rumah. Aku sempatkan menyapanya lewat chatting. Nandita namanya, aku biasa memanggilnya mba Dita. Nama yang indah. Aku sudah kagum padanya sejak awal persami di SMP, karena waktu itu dia menjadi kaka pembimbing regu ku. Hehehe. Kami mulai kenal sejak itu, kami dulu juga sering sekali chattingan tapi sekarang kami telah sibuk dengan urusan pribadi masing masing dan jarang mengirim pesan via WA. Untuk mba Dita aku ingin sekali bertemu denganmu, aku menagagumi sosokmu. Hehehe. Cerita tentang mba ditanya udah dulu ya, mari kita kembali ke topik awal. Wkwkwk.

Pukul 09.30A.M
"Mba Dita" Panggil ku pertama kali, setelah lama tidak chattingan.
"Dalem" Balasnya.
Sebenarnya aku bingung mau bertanya dari mana.
"Kemarin poster TO'21 yang dishare mba Dita tempatnya dimana dan cara daftarnya gimana mba?" Tanyaku ingin mendapatkan informasi yang lebih, dan dengan polosnya aku bertanya tempat acaranya dimana😭 padahalkan dijaman canggih ini ditambah sedang ada virus semua serba online. Tapi kan namanya anak polos -harap maklum ye kan hahaha😂"
Langsung dibales dong semenit kemudian.
"Cek ig TO'21 aja dwi disitu lengkap."
Karena aku sudah merasa terbantu dengan informasi dari mba Dita dan aku langsung cek ig TO'21.
"Iya mba, makasih. " Ucap Terimakasih ku.
Walaupun sudah menemukan akun officialnya tapi aku juga tidak memungkiri bahwa aku masih merasa asing. Namanya juga pengalaman pertama kali ya ikut kegiatan kayak gitu(soalnya selama 12 taun sekolah pekerjaan ku cuma berangkat, gibah, jajan, maen, sama pulang doang jadi gatau 😢😂)
Beberapa menit kemudian dibales lagi.
"Taun ini acaranya online. "
"Coba dibaca pamflet nya. "
"Untuk pendaftaran nunggu info selanjutnya. "
Sebelum mba Dita membalas pesan itu aku sudah coba DM dan nanya tentang pendaftaran di official ignya kerena memang belum ada info untuk pendaftaran di feednya. Tapi segera aku hapus setelah tau jawaban dari mba Dita. Hehehe😁
"Iya mba makasih informasinya. " Tulus dari hati. Benar benar berterimakasih sama mba Dita. Aku harap kita bisa ketemu dan ngobrol ya mba.




--------
Trimakasih!
Semoga kamu suka sama ceritanya yaa.

Nb : Masih dalam tahap belajar (hehehe) jadi vote dan komen kalian sangat membantu aku.
Aku Suka Kamu.
HAVE A NICE DAY!!

KAMUWhere stories live. Discover now