hari ini adel dan bara berangkat bersama seperti biasa dan bara akan menurunkan adel di warung bi suti tempat tongkrongan bara dan teman temannya.
sebelum adel turun biasanya bara menahan adel dahulu di dalam mobil sebelum mereka masuk kedalam sekolah. "RUTINITAS WAJIB" itulah yang bara ucapkan kepada adel sebab jika mereka sudah di dalam area sekolah keduanya akan bersikap seolah tidak saling mengenal.
"bar udahh"
bara masih asik meremas payudara adel sesekali mencubit sesuatu yang menonjol di bukit kembar adel.
"diem lo anjing!tinggal desah doang gausah protes"
bisik bara di telinga adel sambil menjilati telinga adel sesekali.
adel yang duduk di pangkuan bara hanya pasrah menerima serangan bara sambil sesekali mendesah karna perlakuan bara.
jika di tanya mengapa adel tidak menolak?maka jawabannya tentu saja tidak akan bisa!sudah banyak tolakan yang adel ucapkan kepada bara tapi yang ada bara malah akan melakuan yang lebih parah daripada ini,bara itu licik!
apalagi menyangkut adel.
"sepong gue dulu baru boleh ke kelas"perintah bara sambil menurunkan resleting celana berwarna abu abu itu.
"ish bara ngomongnya" kata adel sambil memukul pelan bara
seketika adel takut perlakuannya membuat bara marah.
bara terkekeh.
"kenapa?omongan gue kenapa?sepong?kita lagi ngelakuin hal kotor emang salah gue ngomong kotor juga?"
adel terdiam.
"cepetan elah!emang lo mau kita telat?oh atau lo mau kita ke apart gue aja biar gausah sekolah sekalian?"
"ta-tapi bar"
"lakuin atau lo gue masukin sekarang juga disini"
seketika adel langsung turun dari pangkuan bara dan turun di antara kaki bara melakukan perintah yang bara suruh
adel membuka celana boxer bara dan memegang sesuatu di pangkal paha bara yang sudah sangat mengeras karena rangsangan tadi.
"lakuin yang bener!kan lo udah sering gue ajarin"
adel menaik turunkan tangannya di penis bara yang mencuat dia melihat keatas dan bara sedang menatap kegiatan yang adel lakukan terhadap penisnya,sesekali ia mendesis dan memejamkan mata hanya karna ulah tangan kekasih gelapnya itu.
"kulummhh"
adel melakukan perintah bara memasukan, penis yang besar itu kedalam mulutnya,hanya masuk setengah tapi mampu membuat bara melayang.
bara mengumpulkan rambut adel menjadi satu dan menari turunkan kepala adel.
adel yang tak siap pun tersedak karna bara menekan kepalanya airmata pun nya keluar.
"ahhhh bangsat enak banget mulut lo!cepetin sayang gue mau keluar nih"
adel ingin cepat selesai maka adel melakukannya dengan arahan yang sering bara ajarkan dengan baik
mengulum
menjilat
menghisap
mengocok
bara pun keluar didalam mulut adel,seketika adel ingin memuntahkannya tapi bara langsung berucap
"telen"
walaupun adel sering mengoral penis bara tetapi dia tetap tidak begitu suka rasa cairan itu.
bara membenarkan celananya dan membantu adel membenarkan pakaiannya,bara mengambil tisu dan mengelap bibir wanitanya dari tumpahan spermanya karna cairannya itu tidak cukup dimulut adel.
"balik langsung ke apart gue,jangan lupa ke kantin dulu beli makan,lo belom sarapan tadi"perintah bara sambil menyisir rambut adel menggunakan tanggannya.
"ngerti ga lo?malah diem aja"sentak bara
"i iya" bisik adel menunduk
"ck,yaudah sono ngapain diem aja?masi mau lagi?"
ucap bara sambil mengambil tas adel dibelakang kemudi yang ia lempar tadi
"nih,belajar yang bener sayang"
tidak,itu bukan ucapan sayang sebagai rasa cinta tapi ucapan dengan nada mengejek dan senyum miring bara
andai bara mengucapkan dengan rasa cinta,sambil mengelus pipi adel,pasti adel akan merona di tempat
tapi itu hanya bayangan saja,adel yakin itu tidak akan mungkin.
"aku duluan,kamu jangan lupa masuk kelas"
"ogah" desis bara yang tidak di dengar adel
HALOOO
gatau mau ngomong apa wkwkw
YOU ARE READING
BARA
Romance21+ tentang bara kaspareen dan adelia cantika bara dengan segala kekuasaanya,dan adel harus memenuhi seluruh perintah bara,salah satunya menjadi kekasih gelapnya. bara itu licik,tempramen,mesum,sangean tapi hanya pada adel baca ajadeh hehe youngadu...
