Awal

41 5 13
                                        

Hola gaesssss...
Ini cerita pertamaku hehe..
jadi, maaf ya kalo ceritanya g srek sma hati kalian wkwk

Happy reading
.
.
.


   Seorang gadis tengah menangis dibawah derasnya air hujan, dia berjalan dipinggir trotoar sambil terisak dan memeluk tubuhnya dengan erat karena hawa dingin yang menusuk kulitnya, wajahnya juga sedikit pucat.

Hatinya saat ini sedang kacau. Ada rasa sedih, sakit hati, marah dan kecewa. Bagaimana tidak, bayangkan saja jika kekasihmu—orang yang kamu cintai malah kepergok selingkuh dengan sahabatmu sendiri di apartemennya.

Flashback

Sudah lama dia menjalin hubungan dengan sang kekasih, dan tepat pada malam ini adalah hari aniv ke-2 tahun mereka pacaran.

Gadis yang memakai dres warna putih selutut itu sudah merencanakan sebuah kejutan untuknya. Tadi dia sempat menelfonnya selama puluhan kali berniat untuk mengajak kekasihnya ke suatu tempat, namun sayang panggilannya tidak ada satupun yang di angkat.

Gadis itu cemas dan juga khawatir, takut jika nanti ada sesuatu yang terjadi pada sang kekasih. Jadi dia berinisiatif untuk pergi ke apartemennya saja.

Butuh waktu sekitar tiga puluh menit untuk bisa sampai kesana, saat gadis itu tiba dia langsung melangkah menuju kedalam.

Bel sudah dia bunyikan selama lima kali, namun tidak ada jawaban dari sang pemilik. Akhirnya gadis itu memutuskan  untuk menekan beberapa angka dan mulai membuka pintu apartemen, dia masuk sambil celingak-celinguk menoleh kesana-kesini berharap menemukan sang kekasih.

Dia berjalan ke sebuah kamar yg pintunya sedikit terbuka, melangkah masuk kesana namun tak menemukan seorang pun, dia melirik ke arah kasur dan menemukan ponsel sang kekasih, jadi tidak mungkin kan kalau kekasihnya itu sedang keluar? Dia berjalan kearah kamar mandi mengetok pintunya beberapa kali, nihil, lagi-lagi tidak ada jawaban.

Opsi terakhir yang belum dia datangi adalah dapur, akhirnya gadis itu melangkah keluar untuk menuju dapur, saat hampir tiba disana mendadak langkahnya terhenti, dia mematung, tubuhnya juga terasa kaku. Pemandangan yang ada didepannya saat ini membuat dadanya naik turun dengan wajah yang memerah padam menahan emosi, matanya sedikit nanar. Dia mengepalkan kedua tangannya lalu tanpa diminta tiba-tiba air matanya langsung merembes keluar begitu saja.

Segini dulu ya gaess..
Maaf kalo ceritanya ga bagus🙇
Ga pandai bikin cerita akutuuh huhu😭


Vote dan komen se ikhlasnya aja mas mba;')

Intact But FragileWhere stories live. Discover now