BACA SAMPAI HABIS!!!
NOTE DARI AUTHOR JANGAN DI SKIP!!!
Males update kalo vote nya dikit.
Sumpah males banget kalo komennya dikit, aku gak punya energi kalo gitu 🥺
Buat yang mau ikut PO novel MWD bisa COD via Shopee:
@ chokobystore
Hanbin mengangguk tanda setuju dengan pemikiran Shirin. Saat ini mereka masih berada di taman istana. Masih ingat dengan sebuah taman yang dulu sempat Shirin datangi saat awal pertama dia datang ke Istana ini? Taman yang Shirin fikir akan menjadi penunjuk jalan untuk kabur dari tempat ini?
Iya, mereka sedang ada disana. Sudah berbulan-bulan Shirin tinggal diistana tetapi dia baru mendengar sekarang tentang taman ini.
Menurut Zuya pelayan Istana yang selalu ada dalam lingkup kehidupan Shirin, taman ini merupakan taman yang dianggap sakral. Kenapa? Karena pertama; raja raja terdahulu sempat mendapat keajaiban berupa kekuatan dan satu buah pedang yang ia dapatkan dari taman ini. Tidak ada yang tahu detailnya seperti apa, semenjak raja yang memiliki hak itu meninggal, kekuatan dan pedangnya sudah kembali lagi ketempat asalnya. Yaitu taman ini. Begitulah cerita singkat soal taman ini.
Dan kenapa mereka bisa ada disini? Jawabannya hanya satu, Karena ajakan Shirin. Menurutnya taman ini taman yang bisa membuat suasana hati menjadi tenang. Selain banyak pohon dan bunga, tempatnya juga sangat indah.
"Tunggu sebentar, kita lanjutkan ghibahnya nanti."
Rasa penasaran yang pernah Shirin rasakan kini kembali muncul. Soal pintu yang terletak diujung taman.
"Aku tidak mengerti gunanya pintu disebelah sana itu apa?" Kata Shirin menunjuk kesebelas ujung kanan taman ini.
Hanbin langsung mengikuti arah tunjuk tangan Shirin, dirinya baru mengetahui jika disini ada sebuah pintu tersembunyi.
"Tunggu Shirin, jangan kesana." Hanbin memperingati saat Shirin hendak melangkah menuju pintu itu. Jelas Shirin mengerutkan keningnya bingung.
"Kenapa? Aku hanya melihat sebentar, aku penasaran." Dan dia keras kepala.
Tidak mengindahkan peringatan Hanbin, setelah sampai tepat didepan pintu Shirin memperhatikan lekat-lekat ukiran yang ada dalam pintu.
"Jangan kesana."
Akhirnya Jungkook datang dengan wajah dingin dan tatapan tajam menusuk. Shirin sangat bebal dengan peringatan.
"Memang kenapa sih? Aku kan hanya ingin tahu saja siapa tau dibalik pintu ini aku menemukan harta karun." Padahal bukan itu, entahlah tapi perasaan Shirin mengatakan jika dirinya harus pergi kesana.
"Kembali ke kamar. Sekarang."
"... Dan untuk kau, Kim Hanbin. Jangan racuni Istriku dengan gosip murahan dan dunia Ghibahmu."
Shirin dan Hanbin langsung menganga, terkejut dengan bahasa Jungkook yang tiba-tiba. Gara-gara bahasa Shirin yang memang no have akhlak jadi Jungkook juga ikut-ikutan seperti Shirin.
Shirin berbisik, "tenang, aku akan selalu berada dipihakmu. Jangan dengarkan omongan dia yang lebih pedas dari mulut tetangga." Ucap Shirin meyakinkan Hanbin.
Mendengar itu, Jungkook langsung mengangkat tangannya. Tak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba guci air di belakang mereka pecah dan menimbulkan suara yang sangat nyaring ditelinga. Jungkook mengeraskan rahangnya, menatap Shirin tajam. Dia sangat tidak suka dengan sifat Shirin yang lebih membela orang lain dibanding dirinya.
Jungkook marah, juga cemburu.
"Ke kamar. Sekarang. Shirin Jeon."
Malamnya Shirin melirik kesamping tempat tidur, melihat Jungkook yang tertidur sangat lelap berkat ramuan dari dokter kerajaan.
Iya, Shirin berani meracuni Jungkook dengan obat atau ramuan penghilang kesadaran. Alasannya, karena Shirin ingin pergi mengunjungi suatu tempat malam ini. Setelah dirasa cukup aman untuk keluar, Shirin beranjak dari tempat tidur berjalan keluar tanpa memakai alas kaki. Jika ditanya kenapa, sengaja untuk mengurangi suara gaduh yang ditimbulkan oleh sepatu yang ia gunakan.
Masalah Daniel belum selesai dan sekarang Shirin malah akan membuat masalah baru yaitu kabur dari Istana. Jika Jungkook tahu mungkin sekarang Shirin sudah di hukum dalam kamar sambil menjerit dan berteriak menyebut namanya?
Perlu di ingat lagi, bukan Shirin namanya kalau tidak menimbulkan masalah.
"Psstt~ belek ular, ayok." Bisiknya nyaris tak terdengar pada satu objek yang bersembunyi dibalik semak.
Kim Hanbin.
Jadi, mereka sekongkol dalam hal ini. Mulai dari rencana Jungkook yang diberikan ramuan sampai berdirinya mereka didepan pintu taman siang tadi. Tujuan mereka hanya satu; yaitu mengupas tuntas sesuatu yang ada dibalik pintu besi bercat putih yang karatan ini.
"Kau yakin akan pergi sendirian? Aku merasa akan ada sesuatu yang terjadi." Khawatir Hanbin tanpa mengalihkan tatapannya dari pintu tua ini. Perasaannya sudah menunjukkan sesuatu, tapi Hanbin masih belum tahu apakah itu hal positif atau bahkan negatif.
Shirin tersenyum, "iya, aku harus pergi sendiri. Aku tidak mengerti, seolah ada sesuatu yang memanggilku untuk pergi kesana. Aku yakin ini bukan hal buruk Bin." Jawabnya mantap.
"Baiklah, tapi kalau ada apa-apa langsung panggil aku. Mengerti?" Hanbin memastikan kembali. Jujur, dia khawatir dengan keputusan gila ratunya. Firasat Shirin dan Hanbin kadang sama, jadi mereka bisa saling berkompromi mengenai hal ini.
Hanbin menatap kepergian Shirin, wanita itu menyentuh pintu lalu membukanya. Kemudia melangkahkan kaki keluar dari taman untuk masuk kedalam dimensi lain.
Tunggu.
Apa?
Dimensi?
"Holly Shit!!!" Umpan Hanbin, dia baru menyadari sesuatu.
"Ternyata ini gerbang menuju dunia Peri."
PREORDER NOVEL MWD TINGGAL 2 HARI LAGI GUYS !!!
Buat yang mau ikut PO novel MWD kalian bisa beli via Shopee dan Tokopedia yaa. Uname toko nya: chokobystore
BISA COD VIA SHOPEE !!!
Di bawah ini detail harga paket nya yaa :*
🔥❗⚠️ TOLONG DI BACA ⚠️❗🔥
Kalo kalian pengen tahu masalah mereka apa cukup beli novelnya.
Karena di wattpad aku gak akan jelasin alasan JK selama ini. Kalian juga gak bakal tahu gimana masalah inti MWD.
Versi wattpad khusus teori tanpa pemecahan 🌚
Punten kalo gak nyambung, memang sengaja di skip hehe soalnya yang mendetail hanya di novel 😋
Kenapa wajib banget beli novel nya?
Karena kalo kalian nanti baca The Next MWD itu harus udah baca MWD versi Novel dan Wattpad biar nyambung.
Kalo scene ini gak ada di wattpad berarti adanya di novel. Begitu sebaliknya yaa makanya aku bikin beda versi biar kalian bisa menikmati semua teori yang aku ciptakan 🌚🌚🌚
Jangan sampe ada yang komen:
— loh kok gini? Emang dulunya gimana sih gak nyambung deh.
— hah? Emang sebelumnya dia pernah dapet itu ya?
— bentar deh, bukannya si ini BLA BLA BLA ya?
Jadi, kalo kalian gak baca versi novel ya gak bakal tahu asal-usulnya.
Aku tidak memaksa yaa sekali lagi, buat yang mau aja. Dan aku mencoba menjelaskan ke kalian~
Jangan sedi buat yang nggak beli okey?
Double update di publish pukul 19.00 ❤️
Jum'at, 05 Juni 2020
© CHOKOBY
IG: chokoby