1 ~Teman? ~

5 2 0
                                        

Hi! Aku nuaz, nice to meet you guys. Mohon dukungan nya yaa!

_______________________________________________

Rara menatap datar laki-laki yang berjalan di depannya, Dika, sahabatnya. Sudah setengah jam lama nya Rara menunggu Dika di halaman rumah. Padahal rumah Rara dan rumah Dika hanya berjarak 2 rumah.

"Sorry Ra" Ucap Dika sambil menggaruk tekuk lehernya

"Gia lagi? " Dika mengangguk

"Yaudah, sekarang jalan" Rara berjalan mendahului

"Ra... Kayanya gak usah hari ini deh, Gia minta gue, nemanin dia ke mall"

"Tapi kan-"

"Please ya Ra.... Kali ini aja ya ya" Mohon Dika, Rara mengangguk pasrah

"Thanks, Love youu Rara" Rara tersenyum kecut melihat Dika yang sudah menghilang dari pandangan nya.

Rara membenci Dika dan juga mencintainya. Rara lelah menggunakan kata 'sahabat' untuk menyembunyikan perasaan yang dimiliki nya. Dia harus bermain dengan topeng persahabatan selama 3 tahun ini. Dia jatuh cinta saat pertama kali mereka bertemu waktu MOS¹ SMA yang ternyata juga tetangga baru nya.

Dika hanya mementingkan Gia, pacarnya. Ini sudah kesekian kalinya, Dika membuat Rara ingin membunuhnya. Rara membaringkan tubuhnya diatas ranjang, lalu menutup matanya. Rara tersentak tiba-tiba ada yang membuka pintu kamar.

"Kenapa? Gak jadi jalan? " Tanya Rara

"Gue ngeliat Gia meluk cowok lain" Dika menunduk

Rara menatapnya malas, Dika selalu saja seperti ini. Rara memukul pelan bahu Dika, "Yuk Ikut gue! "

•••

Rara mengajak Dika pergi ke Dufan

"Hari ini kita jalan-jalan aja! Gue bakal buat lu ngelupain masalah lu sebentar" Ucap Rara

"Lu yakin mau main di wahana ini? " Tanya Dika, Dika tau kalau Rara takut ketinggian

"Iya, gue yakin, gue berani orangnya, gini doang kecil! " Ucap Rara meremehkan

Rara sudah ada di wahana Hysteria Dufan, tiba-tiba saja firasat nya tidak enak dan benar

"AAAAHHHHH DIKA BERENTIIN INI!!! "

"DIKA !!!!!! "

"TOLONGIN GUA! INI GAK MAU BERENTI! "

"INI PERTAMA DAN TERAKHIR KALI NYA GUE KESINI! "

Rara berjalan tertatih-tatih, dia merasa mual. Rara menyumpah serapahi dirinya sendiri, kenapa dia mau menaiki wahana itu. Rara menyerah untuk main lagi. Wahana gila, anehnya orang-orang malah senang menaiki itu, pikirnya.

"Hahahaha bilangnya kecil, ujung-ujungnya lu jadi kaya gini! " Ucap Dika sambil menyodorkan botol Air mineral, Rara langsung meminumnya.

"Pelan-pelan... " Ucap Dika sambil mengelus kepala Rara, setelah beberapa menit akhirnya Rara bisa berdiri lagi.

"Yuk jalan lagi! " Rara merangkul tangan Dika, agar Dika berjalan lebih cepat.

"Beli minum sama makanan yuk, habis itu kita duduk! " Ajaknya, Rara mengangguk setuju.

"Mau dong yang rasa Thai Tea Coffee! " Ucap Rara

"Gak bole- " Rara langsung meminum Chatime milik Dika dengan cepat

"Kok ditarik si, gue masih minum! " Rara melihat wajah Dika yang memerah.

Dika menyenderkan kepala nya ke bahu Rara. Dia menutup matanya.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jun 13, 2025 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Friend? Stories to obsess over. Discover now