Dari hari ke hari
Dan tahun-tahun yang teruji
Adalah tanggal-tanggal rindu yang masih tinggal
Yang masih kusesap didalam secangkir kopiku yang kental
Suara dari senyummu masih saja kekal
Tak pernah mau pergi walau sejengkal
Biarkan aku menyeduh namamu
Meskipun kau takkan pernah tahu, bagaimana aku menikmati aromamu
YOU ARE READING
KOPI CINTA
PoetryHey Kamu, iya kamu Kamu adalah alasan Kenapa segala puisiku tak berkesudahan Jangan tanyakan sampai kapan Karena aku takkan mengatakannya Dan Aku pun sedang terlalu sibuk Menyeduh kopi dari ingatanku Masihkah kau akan selalu bertanya?
