Seorang gadis tertunduk didepan kerumunan , dengan kedua tangan dan kaki terikat. Gadis itu mengangkat kepalanya menatap pasangan yang berada di singgasana dengan tatapan membunuh.
"Aku mengutuk kalian!!! Jika memang ada kehidupan selanjutnya aku pastikan kerajaan ini hancur ditanganku." Gadis itu meneriakkan kutukannya dengan senyum penuh kebencian.
Laki-laki yang berada di singgasana hanya menatap gadis itu lalu mengeluarkan titahnya.
"Eksekusi penjahat itu."
Gadis itu langsung dihukum penggal , lalu Putra Mahkota dan Heroine hidup bahagia.
*****
"Ceritanya terlalu klise penulis bodoh!" Umpat Ae-Ri , lalu melempar novel itu ke mejanya.
Ae-Ri memandang lemari kacanya yang berisi berbagai piala dan piagam penghargaan atas prestasinya. Tidak ada ekspresi di wajahnya , tatapan kosong dan tidak berperasaan itu lah Park Ae-Ri.
Karena itu Ae-Ri tidak pernah memiliki seorang 'teman'.Tiba-tiba seorang gadis menempel padanya , lama kelamaan Ae-Ri sudah terbiasa tapi....PERSETAN DENGAN PERTEMANAN!
Gadis itu mendorong Ae-Ri dari rooftop , sampai kematiannya Ae-Ri tidak pernah benar benar memiliki 'teman'.
*****
Bocah perempuan 6 tahun itu membuka matanya , menatap sekitarnya bingung. Ruangan dengan tema klasik , lampu gantung mewah nan kuno.
Setelah mengamati ruangan yang ditempatinya , pandangan bocah itu beralih ke cermin terlihat gambaran bocah yang terlihat sangat cantik di umurnya yang masih belia.
'Sialan , apa apaan tubuh kecil ini.' umpat Ae-Ri , ya itu Ae-Ri yang berada di tubuh gadis itu.
Tunggu....Bukankah ini sang villain?????
*****
"Kalau begitu maumu , biarkan aku mencium pipimu dulu." ~ Vincent
"Biarkan aku memelukmu sebentar saja." ~ Cain
"Jangan jauh-jauh dariku." ~ Noah
"Aku mohon jangan tinggalkan aku." ~ Xavier
Sialan! Kenapa semua MaleLead menempel padaku.
*****
Semoga suka dengan ceritanya , jangan lupa vote & comment , dan bantu share ya 🤗🤗
YOU ARE READING
Capable Lady {Slow Update}
FantasySeorang gadis tertunduk didepan kerumunan , dengan kedua tangan dan kaki terikat. Gadis itu mengangkat kepalanya menatap pasangan yang berada di singgasana dengan tatapan membunuh. "Aku mengutuk kalian!!! Jika memang ada kehidupan selanjutnya aku pa...
