1. Perkenalan

70.4K 1.8K 94
                                        

Happy reading.

Pagi yang begitu cerah kulajukan motor besar kesayanganku membelah jalan menuju kampus, di mana aku menimba ilmu di sebuah Universitas ternama di New York. Kehidupanku berjalan seperti biasa pada remaja umumnya tapi sedikit nakal karena orang tuaku selalu memanjakan ku. Ya, walaupun aku seorang laki-laki karena aku anak tunggal keluarga Williams, umurku delapan belas tahun dan ini adalah tahun ajaran pertamaku masuk universitas.

Teman-temanku selalu mengajakku jalan-jalan berpesta pora tidak pernah sekalipun aku absen untuk kehidupan malam, alkohol, wanita, aku melakukan semua itu dan kadang berkelahi juga aku lakukan, aku tidak memiliki seorang pacar karena menurutku seorang wanita itu merepotkan, banyak menuntut jadi aku putuskan untuk tidak memiliki seorang pacar.

Deddy ku pernah berpesan jangan pernah berpacaran dengan laki-laki kecuali aku yang berada di pihak atas itu tidak masalah. Aku hanya mengiyakan saja tanpa penasaran kenapa harus pihak atas, tapi aku bodo amat dengan apa yang di katakan deddy ku dan berfikir gila saja masih banyak wanita di dunia ini kenapa juga harus pacaran dengan lelaki.

Setelah tiba di kampus banyak wanita yang memandang ke arahku tapi aku cuek saja dan aku tidak perduli, setelah beberapa lama aku masuk di halaman kampus tiba-tiba ada yang menepuk bahuku dari belakang.

"Pagi Izzie sayang!"

Aku tidak perlu melihat siapa pelakunya karena hanya satu orang yang memanggilku seperti itu, ya dia adalah Ramon Leo dia sahabatku dari sekolah menengah keatas.

"Apa kau tidak bisa bersikap wajar saja kau pikir aku kekasihmu!" jawabku karena kesal aku memukul kepalanya pelan.

"Apa yang kau lakukan brengsek kau pikir tidak sakit di pukul, tapi jika kau memang mau jadi kekasihku aku rela memperkosa mu tiap malam," sambil tertawa keras yang langsung menjadi pusat perhatian beberapa mahasiswa kampus.

"Diam, kau mau aku pukul lagi," sambil mengangkat tas yang sudah siap melayang ke arah Ramon.

"Santai bro kita harus segera masuk ke kelas jadi taruh tas kamu di bahu belakang saja jangan di angkat seperti itu nanti kau leleh sayang," yang spontan ku layangkan ke arah Ramon karena ucapannya tadi.

Setelah beberapa jam aku dan Ramon berkutat dengan pelajaran pertamanya akhirnya jam istirahat pun datang aku dan Ramon langsung menuju kantin kampus untuk segera makan siang.

"Izzie malam nanti ada acara gak , bagaimana kalau kita ke club' yang waktu itu kita datangi?!"ajak Ramon sambil memakan makanan yang dia pesan tadi.

"Boleh, apa kita berdua saja, yang lain bagaimana?" tanyaku maksud teman lainnya adalah teman teman dari sma nya dulu.

"Mereka semua sibuk tidak ada yang bisa datang waktu aku ajak."

"Ok jam berapa nanti kita ketemuannya?" tanyaku.

"Bagaimana kalau jam 10 malam kita ketemu langsung di club?"

"Ok nanti aku telp kamu jika aku sudah sampai di club."

Tidak lama aku dan Ramon asik ngobrol berdua ada seorang gadis mendekati kita dengan pakaian anggun dan cantik menurut para laki-laki.

"Permisi , apakah aku boleh bergabung bersama kalian?" tanya Gadis itu ke kedua cowok yang imut dan ganteng menurut para gadis di kampusku.

You Are Mine🔞 TAMAT.Stories to obsess over. Discover now