PROLOG

49 2 0
                                        

Sacharissa adalah sebuah toko kue yang minimalis dengan konsep seperti coffe shop, yang menyediakan tempat duduk melepas penat. Tidak hanya menyediakan berbagai macam jenis cake,  Sacharissa juga menyediakan berbagai macam variant minuman terutama kopi. Tiga tahun sudah Sacharissa berdiri,  Toko dua lantai yang terletak di tengah hiruk pikuk kota Pekanbaru tersebut telah menarik perhatian berbagai kalangan.

Tempatnya yang menarik dan juga nyaman membuat para pengunjung ramai berdatangan. Toko dengan logo SC ini telah memiliki cabang di beberapa kota di Indonesia. Berkat kegigihan seorang Wesi Allegra dalam mewujudkan mimpinya ia telah menjadi orang yang sukses.

Wesi Allegra adalah wanita single berusia 26 yang masih mencari sosok pendamping. Di samping kesuksesannya meniti karir,  kehidupan yang dijalaninya masih belum lengkap tanpa adanya sosok pendamping. Sementara ketiga sahabatnya sudah menikah dan memiliki keluarga kecil. Separuh hidup Wesi ia habiskan untuk Sacharissa.

Sementara keluarganya,  ia hanya memiliki seorang kakak laki-laki yang sudah menikah.  Ayah dan ibunya telah lama kembali ke sisi Tuhan, sejak ia masih duduk di bangku SMA.

Dentingan ponsel menyadarkan lamunan Wesi saat ia tengah menyedu kopi. Terlihat notifikasi dari grup whatsapp Patkedai, Wesi sudah menduga ini pasti ucapan selamat pagi sekaligus alaram pengingat yang selalu diberikan sahabat-sahabatnya.

Patkedai
(Berempat Kece Badai)

Acacia Maheswara
Good morining perawan 😍
Jangan lupa cari jodoh @Wesi Allegra

Gaurika Darshwana
Selamat pagi calon istri masa depan 🌹
Jangan lupa Married @Wesi Allegra

Nikkea Chairani
Gutten morgen Tante mami dapat salam dari krucils 👶👶. Di tunggu  om papinya @Wesi Allegra

Wesi Allegra
Selamat pagi Fans 😎. Terima kasih atas dukungannya...  Gue tunggu lu semua di Sacharissa.

Wesi terkekeh pelan melihat pesan yang dikirimkan sahabatnya. Ada rasa iri yang terkadang singgah di hatinya,  melihat sahabatnya sudah memiliki pasangan, menikah dan memiliki keluarga kecil. Namun,  yang menjadi masalah adalah pada saat mereka berkumpul menghabiskan waktu bersama,  demi mengimbangi sahabatnya yang sudah memiliki anak Wesi rela meminjam anak sang kakak.

"Tante Mami...... " teriak Givari anak Acacia

"Heii, mama mana?" tanya Wesi saat tak melihat sosok Aca di belakang Givari.

"Wesi,  gue titip Giv bisa nggak? Gue mau nemenin si papa kondangan. Nih anak enggak mau di ajak,  maunya tinggal disini."

"Iya,  toko guekan merangkap jadi day care buat kalian."

"Thank sayang,  gue pergi dulu yaa,  Giv jangan ngerepotin tante mami ya." pamit Aca pada Wesi dan Giv

Tante mami adalah panggilan yang disematkan sahabat Wesi untuknya,  pada saat mereka membahas tentang panggilan apa yang Wesi inginkan saat ia sudah memiliki anak kelak.
Jika Aca di panggil Mama,  Gauri dipanggil Ibu dan Nik dipanggil Bunda sementara Wesi sejak dulu menginginkan dipanggil mami.  Dan mereka semua sepakat jika memiliki anak akan menyematkan kata tante di depan panggilan mereka.

Tak ada yang istimewa dari kehidupan Wesi,  ia bahkan terkadang merasa bosan dengan kehidupan yang dijalaninya.  Namun ia tetap bersyukur karwna Tuhan telah memberikan nikmat yang luar biasa padanya.

This is my first story
Semoga banyak yang suka ♥
Jangan lupa vote dan komennya.

SacharissaStories to obsess over. Discover now