Natha Keynara Areola,,
Hari hari yang mungkin bisa dibilang sangat menyenangkan bagi cewek bernama Natha, entah itu mimpi atau bukan tetapi setiap harinya cewek itu selalu bisa sangat bahagia saat bersama pacarnya, sebelum cerita dibalik tawanya se...
Natha terus merobek robek buku yang ada di depannya. Perasaannya kini kesal dan sedih. Entah ini mimpi atau hanya hayalnya saja, tapi ini terasa begitu menyakitkan baginya.
Air matanya terus berjatuhan membasahi baju yang kini terlihat begitu lusuh. Kedua orangtuanya sudah terus menerus memarahinya.
Natha mengusap kedua matanya yang sembab dan melihat sesekali ke hadapan mereka sambil berkaca kaca, "iya nathaa tau. Natha emang salah maa paa." ucapnya sambil tersedu sedu.
Keyra kini mengusap punggung anak gadisnya itu, "nathaa sekarang tau kan. Udah berapa kali mama bilang, tapi kamu selalu ngulangin lagi dan lagi." mama dan papanya sudah dibuat naik pintam oleh anaknya itu.
Natha selalu berjanji tidak akan bertemu dengan cowok itu. Tapi hari itu natha ketahuan lagi oleh kedua orangtuanya. Keyra dan Nara kini meninggalkan Natha sendiri dikamarnya, membiarkan anak itu agar lebih tenang.
"urus itu anak kamu." ucap Nara kesal papanya Natha sambil menuruni tangga, dibelakangnya sudah diikuti Keyra.
Keynara hanya bisa diam. Ada sedikit rasa kasian terhadap anaknya itu karna terus dimarahi. Dan kini ia harus menenangkan suaminya agar bisa lebih dewasa saat memberi tahu Natha.
Oups ! Cette image n'est pas conforme à nos directives de contenu. Afin de continuer la publication, veuillez la retirer ou mettre en ligne une autre image.
Natha mencoba untuk tetap tegar dan memilih untuk menenangkan diri karna saat ini nafasnya sudah tak karuan rasanya.
Cewek itu berjalan menuju kursi di dekat jendela kamarnya, ia memilih untuk melihat langit malam agar suasana hatinya lebih baik.
Tiba tiba terlintas sedikit kenangan manis yang membuat dirinya teringat lagi dan lagi kepada cowok itu. Natha mengedarkan pandangannya ke bintang dan bulan yang ada di langit, jam sudah menunjukan pukul 23.00 suasana begitu sunyi hanya ada angin malam dan sepi.
Sekarang cewek itu sudah terlarut dalam suasana. Ia merenungkan pikirannya sejenak. Jika malam begitu gelap, apakah hidupnya akan seperti itu nantinya? Karna Bintang dan Bulan dalam hidup Natha sudah tidak ada lagi.
Apakah masih ada harapan untuknya agar kembali bersinar dan tertawa seperti dulu lagi? Mungkin nanti, saat matahari kembali kepadanya.
Kata kata yang begitu saja terlintas dalam benaknya. Membuat Natha sadar bahwa ini bukan akhir dari segalanya, iya natha masih punya kedua orangtuanya yang menemaninya dari dulu sampai sekarang.
Mantan pacarnya mungkin memiliki banyak kenangan tapi orangtuanya lah yang akan ada selamanya untuknya. Natha sekarang menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya.
"gue janji gak akan mengulang kesalan yang sama lagi." batinnya.
°°°
Happy Reading gaess!!❤ Fix author masih baru, hehe