Nama saya ARISKA LIBYA PURNAMA. ucap seorang gadis cantik yang tengah duduk di dalam ruang interview sebuah caffe resto yang tengah marak di perbincangkan kaum muda.
"umur kamu berapa..?" tanya wakil manager caffe itu
"umur saya 20 tahun" jawab Ariska dengan nada sedikit gugup. Gak bisa di pungkiri saat-saat interview adalah saat menegangkan bagi sebagian orang. Rasanya jantung ariska seperti berolahraga tanpa hentinya.
"pengalaman bekerja..?" tanya nya kembali
"saya belum pernah bekerja kak"
Wakil manager serta sekretaris nya terdiam sejenak sembari bertatapan.
"kenapa kamu menginginkan bekerja di sini..?"
"karna saya mendengar disini sedang membutuhkan karyawan dan kebetulan saya sangat membutuhkan pekerjaan"
Wakil manager itu pun menanyakan beberapa pertanyaan lainnya pada ariska dan Riska pun dapat menjawabnya dengan percaya diri.
'Cerdas dan Cantik' batin wakil manager itu.
Wakil manager serta sekretaris itu pun berbicara pelan untuk berdiskusi.
Hingga wakil manager serta sekretaris nya itu berdiri setelah berdiskusi sejenak.
"selamat Ariska kamu diterima" kata wakil manager itu sembari menjabat tangan ariska. Sungguh Ariska sangat bahagia sampai sampai dia hampir berteriak kegirangan di depan wakil manager tersebut.
Ariska sungguh tidak menyangka, dia bisa diterima di cafe terkenal di kota itu.
Apalagi jumlah pelamar pekerjaan di sana terbilang cukup banyak.
Walaupun terbilang caffe baru tapi popularitas nya melebihi caffe yang sudah lama berdiri di kota itu. Wajar saja caffe itu populer di kalangan anak muda terutama di kalangan wanita muda sebab manager dan semua atasan di caffe tersebut terbilang masih muda dan sangat tampan.
"besok sudah bisa mulai masuk yah, dan perkenalkan nama saya Romi dan ini sekretaris kami namanya kiki" ucap wakil manager tersebut.
"saya kira hari ini cukup sampai disini Ariska, semoga kamu nyaman untuk kedepan nya bekerja disini dan sampai bertemu besok. Saya dan kiki pamit duluan karna masih ada urusan" sambung wakil manager itu sembari tersenyum
"baik kak, terima kasih banyak" kata Ariska dan hanya di jawab oleh senyuman manis dari Romi sembari membuka pintu keluar.
***
Setelah sampai di rumah Ariska langsung merebahkan tubuhnya di kasur mungilnya. Rumah tampak sangat sepi di karenakan ayah Ariska masih tengah terbaring sakit. sedangkan ibu nya telah meninggal 2 tahun lalu karna sakit yang di deritanya.
Ariska bangkit lalu menggambil sebuah foto yang terpajang di nakas sebelah tempat tidurnya.
"bu hari ini Ariska bahagia. Apa ibu tau..? Ariska hari ini diterima bekerja Bu di tempat yang selama ini Ariska impikan. Andai ibu masih ada, Ariska yakin ibu bahkan mungkin lebih bahagia daripada ariska. Ariska rindu ibu" ucap Ariska pelan kepada sebuah foto yang baru saja ia ambil itu.
"mulai besok Ariska akan masuk kerja di sana Bu, doain Ariska yah bu" ucap Ariska sembari memeluk foto mendiang ibunya.
***
Kriingg kriingg kriingg....
Jam weker ariska terus berbunyi..
"aduh apaan sih pagi pagi alarm bunyi terus. Ganggu banget sih orang lagi mimpi indah juga" gerutu Ariska sembari mematikan alarm dengan mata yang masih menutup.
Namun tak lama terdengar suara ketukan pintu dari luar kamarnya diiringi suara seorang lelaki.
"ariska, nak kamu mau tidur sampai kapan. Ini sudah jam 9 pagi.. riskaa" lelaki itu adalah ayah Ariska. Sejak ibu Ariska meninggal, ayah Ariska sering sakit sakitan.
"10 menit lagi ayah" jawab Ariska
"apa hari ini kamu tidak ada kegiatan nak, bisa ayah minta tolong belikan obat ke apotik.??" ucap ayah
"hari ini Ariska tidak ada cu..." belum sampai habis dia bicara namun dia terdiam sembari membuka mata lebar-lebar
"ASTAGA AYAH.. HARI INI ARISKA MULAI MASUK KERJA" teriak Ariska sembari bangun dengan kagetnya lalu berlari ke arah kamar mandi.. sedangkan ayahnya hanya geleng geleng melihat kehebohan anaknya.
***
Setelah selesai mandi dan bersiap-siap. Ariska pun langsung berangkat dengan terburu-buru.
"ah sial banget, gue malah bangun jam 9 lewat, sedangkan caffe mulai buka jam 10 pagi.. sekarang aja udah jam 10 kurang 15 menit, gimana caranya gue bisa sampe tepat waktu, mana angkotnya lama lagi ah" gerutu Ariska sembari menunggu angkot lewat.
Tak lama kemudian angkutan pun datang. Sontak Ariska langsung naik.
***
10 menit kemudian Ariska pun sampai di sebrang pintu masuk caffe..
"syukurlah gak telat masih ada waktu 5 menit lagi, dan kayanya caffe nya juga belum buka. Beli sesuatu dulu kayanya buat ganjel perut. Cape bangun tidur langsung lari-larian kaya orang kesetanan" ucap Ariska lalu diapun berniat mendatangi kedai yang tak jauh dari caffe.
Saat menyebrang Tiba tiba.......
"aaaaaaaaaakkkkkkhhhh"
YOU ARE READING
Affeto Caffe
Romance« Nama saya ARISKA LIBYA PURNAMA. ucap seorang gadis cantik yang tengah duduk di dalam ruang interview sebuah caffe resto yang tengah marak di perbincangkan kaum muda. "umur kamu berapa..?" "umur saya 20 tahun" jawab Ariska Tiba-tiba wakil manage...
