İçerik Kurallarımızı güncelledik.
Hikâyeleri güvenli bir şekilde paylaşmaya devam etmek için en güncel kuralları inceleyin.

Black Drago

45 4 0
                                        

Brakk

Gebrakan pada meja besi di sebuah ruang interogasi di kantor pusat NIS terdengar begitu menggema.

"Dengar Baekhyun-ssi aku tidak segan-segan melukai mu untuk mendapatkan informasi tentang keberadaan Wu Yifan"

"Dengar juga Junmyeon-ssi aku sudah berhari-hari tidak bertemu dengannya. Bagaimana mungkin aku tahu dimana keberadaannya"

"Kau tetap bisa kapan saja masuk kedalam penjara karena kau adalah adik dari seorang buronan"

"Tetap saja aku warga biasa yang tidak memiliki catatan kriminal, kau tidak bisa sembarangan menahan warga sipil"

"Aku bisa, karena kau tidak mau bekerjasama. Bisa diartikan kau melindungi seorang buronan"

"Akh"

Seorang Deputi sekaligus pemimpin pasukan Delta di badan intelijen Korea Selatan yang diketahui bernama Kim Junmyeon itu memukul ibu jari Baekhyun dengan gagang pistolnya. Ia tidak segan-segan melukai Baekhyun untuk mendapatkan informasi tentang Wu Yifan. Seluruh hidupnya selama di kepolisian ia dedikasikan untuk menangkap Wu Yifan.

'Sial aku akan meminta ayam ketika dia pulang'

Sebenarnya Baekhyun tahu betul dimana keberadaan hyung nya saat ini, tapi tentu saja ia tidak akan pernah membuka mulutnya karena bagaimanapun Wu Yifan atau akrab di panggil Kris itu adalah kakaknya. Satu-satunya keluarga yang ia miliki saat ini.

Baekhyun masih saja tidak mau membuka mulutnya membuat Junmyeon naik darah. Ia melepaskan gesper nya dan menamparkan nya pada punggung kecil Baekhyun. Baekhyun tetap pada pendiriannya untuk tidak pernah membuka mulutnya didepan para polisi yang mengejar hyung nya.

Junmyeon memerintahkan anak buah nya untuk memukuli Baekhyun hingga ia mau buka suara. Baekhyun dipukuli habis-habisan hingga ia tersungkur di lantai dan mengigit bibir nya untuk menahan semua rasa sakit itu. Pukulan nya tidak main-main apalagi mereka memiliki tubuh yang jauh lebih besar daripada Baekhyun.

Baekhyun menghitung bagaimana setiap detik jam bergerak hingga tepat menunjukan waktu 13.29 tiba-tiba pintu ruang interogasi di buka dengan kasar.

"Kami menemukan Wu Yifan, ia dan kelompok nya sedang dalam pengajaran. Ketua memerlukan bantuan"

Salah seorang kopral memberikan informasi kepada Junmyeon setelah ia mendapat permintaan bala bantuan untuk menangkap Kris.

"Cepat semua nya ikut aku"

Junmyeon segera keluar dari ruangan setelah sebelumnya memberi perintah untuk dua orang anak buahnya menjaga Baekhyun disana. Setelah dirasa Junmyeon telah jauh, Baekhyun berguling mendekati pintu sambil menekan sebuah tombol kecil pada gesper nya yang ternyata dapat mengeluarkan semacam gas yang dapat membuat orang lain mengantuk. Baekhyun menutup hidungnya dengan sapu tangan dan dapat keluar dari ruangan itu dengan mudah.

Segera Baekhyun menuju ruang kontrol, ia masuk dan melemparkan gas air mata yang berukuran kecil dan berbentuk seperti sebuah kapsul obat. Bagaimana benda itu bisa Baekhyun bawa hingga sejauh ini? Jawabannya karena ia menyembunyikan nya di dalam mulut. Setelah ruangan itu penuh dengan gas, Baekhyun langsung melumpuhkan kan semua orang disana menggunakan sebuah pistol yang ia rebut dari seorang sipir di dekatnya.

Baekhyun meretas cctv dan semua data di sana. Ia segera menghapus semua data dan rencana tentang penagkapan Kris. Baekhyun keluar dari ruangan berbekal AK47 yang ia ambil dari dalam ruangan itu. Baekhyun mulai melumpuhkan bahkan membantai  orang-orang disana, mulai dari yang mengejar dirinya hingga mereka yang bersiap pergi untuk menangkap Kris. Baekhyun berusaha mencari keberadaan Junmyeon untuk menggagalkan kepergiannya, namun Baekhyun justru tersudut oleh banyaknya orang yang mengejarnya hingga ia terpaksa keluar melalui pintu belakang.

Tiga mobil dan dua truck polisi sudah dikerahkan untuk menuju lokasi pengajaran Kris. Baekhyun sudah tidak memiliki waktu untuk menunggu jemputan dari temannya, ia harus segera bergegas menghentikan bala bantuan yang dikirimkan itu. Tanpa pikir panjang Baekhyun mengambil sebuah motor dan helm yang terparkir dipinggir jalan. Dengan keahliannya tidak perlu waktu lama bagi Baekhyun untuk menyalakan motor itu tanpa memerlukan kunci.

Baekhyun tentu saja sudah tertinggal jauh dan akhirnya memilih untuk mengambil jalan pintas menuju perkiraan lokasi Kris saat ini. Baekhyun memacu motor itu hingga diluar batas kecepatan, ia harus mengurangi hambatan yang datang agar Kris dapat lolos. Setelah 25 menit mengendarai motor curiannya itu Baekhyun menemukan beberapa mobil yang sangat ia kenali dan tentu saja salah satu mobil itu milik Kris. Tetapi Baekhyun kesulitan mendekati rombongan kelompok Kris karena di depannya sudah ada kelompok Junmyeon yang lebih cepat menyusul Kris. Baekhyun memulai aksi nya menyetir dengan satu tangan sedangkan tangan satunya ia gunakan untuk menembak i truck dan beberapa mobil polisi di depannya. Usahanya tidak sia-sia namun hujanan peluru yang begitu banyak sempat melukai bahu kanan nya hingga ia sempat kehilangan kendali atas motor yang dikendarainya.

Namun bukan Baekhyun jika tidak dapat mengendalikan situasi, ia berhasil menstabilkan motor itu dan kembali berusaha menyusul Kris. Junmyeon terkejut melihat keberadaan Baekhyun di belakangnya. Ia tahu bahwa Baekhyun adik dari Kris tapi hidup tanpa catatan kriminal membuat Junmyeon tidak menyangka Baekhyun dapat mengejar sejauh ini bahkan melumpuhkan anak buahnya. Junmyeon mengendalikan mobilnya untuk menghalangi jalan Baekhyun menuju Kris.

Tiba-tiba sebuah mobil sport berwarna biru menyalip Baekhyun dari arah kanan dan menghimpit mobil Junmyeon hingga terperosok ke dalam sungai yang tidak terlalu dalam tapi pasti membuatnya tidak dapat mengejar Kris lagi. Baekhyun turun dari motor dan menghampiri mobil itu, ia tahu betul bahwa pemilik mobil itu adalah Kai sahabatnya juga rekan Kris.

Setelah Baekhyun duduk disampingnya, Kai memacu mobilnya cepat mendekati rombongan kelompok Kris. Baekhyun bertugas mengamankan bagian belakang dengan menembak i para pengejar dengan AK47 yang masih ia bawa. Akhirnya mereka bisa lolos dan masuk ke wilayah hutan tempat markas utama Kris berada.

Nama dari geng mafia yang dipimpin Kris adalah Black Dragon dengan lambang kepala naga hitam bermahkota kan mahkota merah semerah darah. Hal-hal ilegal yang yang dilakukan kelompok itu cukup banyak seperti perdagangan narkoba, penjualan senjata ilegal, penjualan data ilegal, bahkan mereka menyediakan jasa pembunuh bayaran. Jadi jelas saja geng ini termasuk dari 3 geng mafia paling berbahaya di dunia. Geng ini sudah ada sejak jaman penguasaan Kakek dari Kris dan Baekhyun, awalnya mereka berpusat di China. Namun karena ulah beberapa pengkhianat mereka terpaksa pindah ke Afganistan dan akhirnya mereka kini berpusat di Korea Selatan.

Kris turun dari mobilnya dan terkejut melihat Kai yang memapah Baekhyun. Setelah semua selesai rasa sakitnya kini mulai menjalar ke seluruh tubuh Baekhyun, Baekhyun juga tidak lagi memiliki tenaga karena ia mulai kehabisan darah akibat luka tembak yang ia dapatkan tadi. Rasa sakit seperti ini pertama kali Baekhyun rasakan, karena sebelumnya ia hidup dengan tenang tanpa pernah terlibat secara langsung seperti ini dalam aksi yang dilakukan Kris dan kelompoknya. Kris menatap Baekhyun yang terlihat sangat lemas dengan tatapan dingin, ia segera menarik tangan kanan Baekhyun untuk masuk ke mansion nya tanpa memperdulikan luka di bahu kanan Baekhyun. Kai ingin sekali membantu Baekhyun namun melihat wajah dingin Kris membuatnya mengurungkan niat untuk ikut campur.

Yayımlanan bölümlerin sonuna geldiniz.

⏰ Son güncelleme: Sep 11, 2020 ⏰

Yeni bölümlerden haberdar olmak için bu hikayeyi Kütüphanenize ekleyin!

The Mafia [ChanBaek]Bağımlısı olacağınız hikayeler. Şimdi keşfedin