_Lilya_
Seorang gadis terlihat sangat buru-buru berlari entah kemana,Sesekali mengusap dengan kasar Air matanya yang sudah membasahi pipi tembeb nya yang memerah karna berusaha menahan tangis, Walau itu hanya sia-sia.
"Lilya berhenti... Aku bisa jelasin semua nya." Teriak kan itu berasal dari arah belakang nya. Tanpa menghiraukan ucapan Cowok yang berusaha mengejar nya, Gadia yang di panggil Lilya itu tetap pada pendirian nya. Yaitu berlari dan menjauh dari orang yang sekarang telah menghianati nya.
"Aku gak, Bakal percaya lagi sama siapa-siapa! Hikss..." Ucap gadis itu dengan pelan sesekali mengusap matanya yang sedikit buram karna berair, untung saja sekarang jalanan yang ia lalui itu terasa Sepi.
"Lilya... Berhenti," Teriak kan itu masih saja mengikuti nya bahkan dia tidak menyerah mengejar Gadis yang sudah ia buat menangis.
Happp...
Cowok itu akhir nya langsung dengan sigap Menangkap Lilya bahkan dia memeluk wanita itu begitu erat.
"Lepass...Hikss, K--kamu jahat. Kamu bukan siapa-siapa aku lagi," Jerit Gadis itu memberontak minta di lepaskan. Namun nihil, Kekuatan nya tak sebanding dengan Cowok yang sekarang memeluk nya begitu erat.
"Aku, Bisa jelasin Lii. Kamu salah paham!" Ucap Cowok itu sambil sesekali mengusap rambut Lilya, Guna menenangkan gadis itu.
"Aku gak mau percaya sama orang kayak, Kamu. Dan gak akan pernah." Teriak gadis itu Fustasi bahkan di mendorong dengan sisa-sisa tenaga nya cowok di hadapan nya Agar melepaskan pelukan nya. Cowok itu termundur 1 langkah, Sambil menatap tak percaya gadis di hadapan nya.
"Kamu kenapa sih? Kamu marah sama aku hanya karna dekat sama dia." Ucap Cowok itu dengan nada kesal.
Apa dia bilang? Marah? Ohhh jelas, Cewek mana yang senang liat Pacarnya sedang berduaan dengan wanita lain!
"Gak, Aku cuman SENANG!" Ucap Lilya sedikit di tegas kan, Sambil menampilka senyum manis, Alias senyum paksa.
Cowok di hadapan nya terlihat bingung, dengan sikap Lilya. Bagimana tidak bahkan tadi gadis itu menangis histeris dan memberontak minta di lepaskan Dan sekarang, Bersikap seolah-olah dia tidak marah dan malahan merasa senang.
"Maksud kamu apa Li?" Ujar Cowok itu dengan wajah bingung nya. Sambil menatap kedua mata Lilya yang terlihat ada rasa kecewa dan benci di dalan sana.
"Aku senang, karna bisa tau sikap kamu yang sebenarnya." Ucap Lilya bahkan sekarang dia tersenyum miris, Saat mengingat perlakukan Cowok di hadapan nya yang berstatus sebagai pacarnya,
"Aku lelah sekarang... dengan sikap kamu, Yang seenak nya memperlakukan aku akhir-akhir ini Yo... Aku lelah." Ucap Lilya dengan sendu. Bahkan gadis itu mulai menangis kembali Namun tanpa suara.
Cowok di hadapan nya ingin melotorkan kata-kata namun Lilya langsung memotong nya dengan cepat," Jadi mulai sekarang sampai seterus nya, Jangan ganggu Aku lagi. Dan Aku mau Kita Putus..." Ucap Lilya dengan Tegas sesekali mengusap pipinya dengan kasar karna Air mata nya terus mengalir tanpa di minta.
"Lii... jangan kegini dong! Aku gak mau kita putus Lilya." Ucap Cowok itu kembali kesal.
"Gak, Kita bakal tetap Putus. Dan cukup aku yang kamu perlakukan kayak gini, Jangan Cewek lain Yo. Jadi aku mohon sekali lagi gak usah ganggu aku lagi, Aku udah cukup sakit hati Sama kamu." Ucap Lilya dan mulai membalikan badan nya dan berjalan meninggal kan Cowok yang masih terdiam di tempatnya, Mungkin dia sedang mencerna setiapa kata-kata yang Lilya lontorkan untuk nya.
Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apakah Lilya tidak akan menyesal telah mengahiri Hubungan nya dengan Cowok itu?
Atau cowok itu akan tetap memggangu Lilya karna tidak terima Lilya memutuskan nya deluan sebelum dirinya. Egois, Ohhh, jangan tanya lagi.
Ada yang suka gak? Kalau ada nanti aku lanjutin☺❤
Jangan lupa tinggal kan jejak dengan cara Vote🌟 dan Komen💬 nya yah Guyss✔
YOU ARE READING
Story Lilya[On Going]
Teen FictionBaca Ajh kalau Penasaran! :') Jangan lupa tinggal kan jejak dengan cara Vote dan Komen cerita aku yah✔
![Story Lilya[On Going]](https://img.wattpad.com/cover/240359494-64-k620264.jpg)