Prolog

11 3 1
                                        

Aku mengiriminya sebuah pesan. Untuk mengungkapkan keinginan terdalamku, untuk menjadikannya pacar ku.

Ali: Assalamualaikum.

Nur: Wa'alaikumussalam.

Ali: aku mau bilang sesuatu( bilang tidak ya!).

Nur: kamu mau bilang apa... Yaudah kamu bilang saja...

Ali: Tapi kamu jangan marah ya.

Nur: Iya.. Gak marah kok, bilang lah.

Ali: Kamu mau gak jadi pacar aku(deg deg deg suara detak jantung ku).

Nur: Emmm kasih waktu aku buat perpikir dulu ya!.

Ali: Ya sudah tapi jangan mikir lama-lama, aku akan menunggu jawaban mu.

Beberapa saat kemudian lalu dia pun menjawab pertanyaan ku itu .

Nur: Bissmillahirohmanirohim... Iya aku terima!.

Ali: Jadi kita pacaran ini(aku termenung dan merasa tak percaya).

Nur: iya...

--------------------

Jadi aku dan dia pacaran, ada hal yang menarik di hubungan kami karena aku dan dia memiliki perbedaan usia iya kekasih ku itu lebih tua dua tahun dari ku saat itu usia ku baru 15 tahun dan aku masih bersekolah di madrasah Tsanawiyah, dan kekasih ku berumur 17 tahun dia bersekolah di madrasah Aliyah. Aku dan dia juga berbeda daerah iya aku di tapsel dan dia tinggal di medan.

LDR itu lebih tepatnya kami pacaran jarak jauh sungguh Ldr itu manis dan sedikit menyiksa jika rindu menghapiri,,, sungguh bahagia bisa memiliki kekasih seperti dirinya ketika pacaran setiap malam kami telponan ntah apa saja yang di bahas hal yang tak penting pun terkadang sering kami bahas,,, tapi sayang hubungan ku dengan kekasihku berujung putus dan kami tidak berpacaran lagi tapi kami sepakat hanya berteman saja...

Aku sering membagi segala hal dengan mantan ku itu setiap ada masalah aku slalu menceritakan masalah ku kepadanya kami membagi suka duka dan menanggung semuanya bersama-sama, aku juga sering bercerita kalau ada wanita yang mendekati ku, dia juga sering menasihati ku untuk tidak berpacaran dan lebih mementingkan sekolah ku dulu.

Mantan ku itu juga bawel banget orang nya setiap hari dia slalu saja menyuruh ku untuk solat, setiap harinya dia mengingatkan ku untuk solat, dia bilang solat itu tiang agama jadi kalau lah ibarat rumah jika tidak bertiang rumah pasti akan roboh begitu katanya, setiap chatan dia slalu bilang jangan lupa solat slalu itu yang di bilang nya dan aku hanya menjawab iya dan tak melaksanakannya.

Setelah beberapa tahun berlalu kami masih sering chtan dengan mantan ku itu dan solat slalu saja jadi perbincangan kami, pada suatu ketika aku merasa malu karena dia sering mengingatkan ku tapi aku hanya bilang iya dan iya tanpa mengerjakan ap yang sudah di ingatkan nya.

Dari situ aku mulai sadar dan perlahan mulai menengakkan solat walaupun masih bolong-bolong terkadang cuma mengerjakan zuhur kadang juga tidak sama sekali, tapi sekarang aku sudah mulai berubah dan belajar menjadi lebih baik lagi,Alhamdulillah aku juga mulai belajar untuk solat lima waktu dan tepat waktu.

Perubahan ku itu derastis banget semenjak kenal dia aku menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya dan masaya'allah ternyata dia adalah wanita yang Allah kirim untuk mendatangkan hidayah bagi ku,,,dia pernah berkata hidayah itu di jemput bukanlah di tunggu, hidayah tidak akan datang jika kita tidak menjemputnya.

Hidayah ku datang bersamaan dengan cinta yang dulu pernah bersemi namun iya layu tetapi sekarang sudah bersemi kembali, iya CLBK namanya iya Cinta Lama Belum Kelar hahaha

Hijrah cinta namanya sebuah cinta yang hadir beriringan dengan hidayah Allah sungguh tak sanggup aku membayangkan dosa yang ku perbuat begitu banyak namun Allah tetap masih saja menyayangi ku dengan menghadirkannya untuk membantu ku berubah menjadi manusia yang lebih baik lagi.

-------------------

TBC/END

Next for new Chapter!!
Terimakasih.

Jangan lupa Votement.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Sep 09, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Hijrah Cinta Where stories live. Discover now