Part 1

17 2 0
                                        

Hi gais 😆, selama membaca aku minta maaf kalu typo dan yang lain lainnya aku minta maaf yaa.

so enjoy reading

#####
"ris, lu dapet surat ni dari si gilang" kata vani teman sekelas auris dan meletakkan surat diatas meja auris.
"oh, thanks vin" jawab auris malas sambilmeletakkan surat disampingnya.

"lah udah gitu doang, dibukak dong gue pingin liat isinya" kata vani kepo sambil melirik surat yang ada disamping auris.

"hah?" jawab auris bingung sambil melihat ke arah vani.

"ris, terima aja si gilang, kasian dia. Kalo gue jadi lu udah gue terima dia dari dulu"

"kalo lu suka sama gilang buat lu aja ikhlas gue"

Gilang cowok yang sudah jatuh cinta dan menggejar auris dari smp. Tapi auris sampai sekarang nggak peduli sama perasaan gilang. Karna auris nggak ada perasaan apapun ke gilang.

"kkkyyyaaa"

"omg gamtengnyaaaa"

"gilangkuuuu"

"mata gueee"
Teriak anak anak perempuan riuh dikelas aurin saat menyadari kehadiran gilang dipintu kelas.

"gilang kamu asti nyariin gue kan? "
"nggak lah pasti si gilang nyariin gue! "

Dengan pesonanya gilang bertanya kepada salah satu anak perempuan.
"aurin ada? "
"a..a..ada ada" jawab si anak perempuan dengan gugup karena berbicara dengan gilang.

"ris" panggil vani
"pa an? " jawab auris sambil tetap fokus memainkan hpnya.
"tuh si gilang nyariin lu" kata vani sambil menunjuk kearah pintu kelas.
"oh"
"ealah, samperin napa kasian tau" paksa vani yang sudah tau kebiasaan auris.
"iya iya bawel banget sih lu" jawab auris sambil meninggalkan mejanya dan menuju pintu kelas.

Sampai didepan pintu kelas gilang tanpa basa basi gilang langsung menarik tanggan auris untuk meninggalkan kelas IPA-1.

"lu apa apaan sih tarik tarik tangan gue, lepasin nggak!? " kata auris sambil berusaha melepaskan tangannya yang di cengkram kuat oleh gilang.
"nggak akan gue lepasin! "
"lu mau bawa gue kemana sih!! "kesal auris.
"kepelaminan"
PPLLAAKK!!!

Auris langsung menamar pipi gilang dengan kesal setelah mendengar jawaban gilang yang begitu menjengkelkan.

"auu sakit sayang!! " ringis gilang yang reflek melepaskan gengaman tangannya dari tangan auris dan beralih memegang pipinya yang berdenyut dan memerah karena kesakitan.
"sayang sayang pala lu peyang" jawab auris sambil meninggalkan gilang yang masih meringis kesakitan.

*****
Dengan kesal auris memasuki kantin dan duduk diantara sahabat sahabatnya, davira, sherly, nesya, dan rachel.

"huffffff.... " dengus auris sambil duduk di kursi menyempil di antara neysa dan rachel.

"lu kenapa ris? " tanya nesya sambil menyodorkan es teh auris yang sudah mereka pesan tadi.

"gue tau pasti gara gara si gilang kan? " tebak rachel.

"bacot lu pada!! " sentak auris kesal yang kemudian menyerupu es tehnya dengan ganas.

"eeee buset ditanya baik baik malah ngegas" kesal rachel.

"eh ris, lu dapet surat ni dari si gilang" kata davira sambil menyodorkan sebuah amplop ke auris.

"buat lu aja" jawab auris malas.

"lho kok buat gue ini kan untuk lu" kata davira sambil menyondorkan amplop tersebut ke depan auris.

Diliriknya amplop tersebut oleh auris dengan malas.

What We CanDonde viven las historias. Descúbrelo ahora