Jika disekolah Kim Jiwon akan menjadi murid biasa. Belajar seperti murid murid lainnya dan pulang kerumah setelah waktu sekolah sudah berakhir. Tapi, dia akan berubah tepat di tengah malam.
June yang sedang dekat dengan Jiwon tak pernah menaruh curi...
Hari ini June menjalankan aktivitasnya sebagai pelajar. Setelah melewati beberapa pelajaran yang sangat menguras otak, akhirnya June bisa keluar menghirup udara kebebasan. Dia berjalan menuju kantin, tempat dia dan teman temannya biasa berkumpul.
Dan benar saja, saat sampai disana June sudah melihat Hanbin, Jinhwan, Chanwoo, Yunhyeong, Hyunbin dan Donghyuk sudah berkumpul dan tengah berlovely dovely bersama pasangan mereka.
June jengah, dia hanya akan menjadi nyamuk jika berada di tengah tengah teman temannya. Dan tentu saja, dia akan di ledek oleh teman temannya karena June sampai saat ini belum memiliki pacar.
Tapi June memiliki pria idamannya. Pria itu sedang makan di pojok ruangan dengan sendiri. Tidak akan ada yang berani mendekati pria itu. Murid misterius, itu julukan yang diberikan anak anak murid di sekolah June. Bagaimana tidak misterius? Tampangnya yang sangar, dengan tindik di alis sebelah kiri, dan beberapa ada di telinga kiri dan kanannya, menggunakan kalung rantai, pakaian yang tak pernah rapi, seperti seragam tak di masukkan ke dalam celana, kancing baju yang dua di atasnya di biarkan tak terkancing. Dia juga mengecat rambutnya yang lebih panjang dari rambut siswa di sekolah menjadi warna ungu, tetapi tidak ada yang berani melarang dirinya, bahkan kepala sekolah tidak berani menegurnya. Di tambah, dia tidak pernah mengeluarkan suaranya untuk hal yang tidak penting. Bisa dihitung dengan jari berapa kali satu bulan pria itu berbicara di sekolah. Tatapan yang menusuk dan penuh intimidasi membuat orang yang tidak sengaja menatapnya akan bergidik ngeri.
"Liat siapa sih Jun? Biasa ada makanan depan mata langsung di lahap habis, ini malah di diemin" ujar Donghyuk.
"Biasalah, dia lagi liatin Kim Jiwon. June! Jangan bilang kau tertarik dengan Jiwon?!" Tanya Jinhwan setengah terpekik.
"Ish! Ngomong apa sih hyung? Engga lah, jangan ngawur, udah lanjut makan yuk" ajak June mengalihkan perhatian teman temannya.
June menatap Jiwon sekilas dan pandangan mereka bertemu. Jiwon menatap June dengan datar, sedangkan June? Dia merasa terhipnotis dengan tatapan Jiwon. Jantungnya sudah berdegup dengan kencang, cepat cepat dia mengalihkan pandangannya dan langsung melahap makanannya.
Tanpa June sadari, diam diam Jiwon tersenyum melihat dirinya.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Sekolah sudah berakhir sejak setengah jam lalu. Tapi June masih sibuk di dalam perpustakaan untuk mencari buku yang dia perlukan untuk mengerjakan tugas yang diberikan gurunya tadi.
Padahal gurunya baru memberikan tugasnya tadi, tapi June sibuk mencari buku yang dia butuhkan utuk tugasnya dengan alasan dia tak ingin menumpuk tugas tugas sekolahnya. Ya begitulah June, selalu mengerjakan tugas di awal agar nantinya dia dapat bersantai tanpa pusing dengan tugas yang belum siap.
Setelah mencari cari bukunya, akhirnya ketemu. Langsung saja June membawanya ke meja penjaga dan memberikan kartu perpustakaannya agar di stempel. Setelahnya June langsung keluar meninggalkan sekolah.