Bandara Soekarno Hatta
"Halo? Lo dimana sih? Gw cape berdiri nih."
"Hah? Lo beneran udah balik? Gw kira lo cuman bacot doangg."
"Enak aja gw dibilang bacot, iya ini beneran. Lo udah dimane elahh."
"Gw lagi bimbingan ama dosen nih. Maap ga bisa jemput, lo naik taksi aja dah, byee."
Tutt tutt tutt
"Anjir main matiin aja nih anak, tau gini gue dari tadi pake taksi aja."
Gadis ber rambut coklat itu berjalan ke arah taksi sambil scrooling nyari contac mamahnya sampai..
Duk.
"Eh, sorry miss I don't mean to hit you."
Kata orang itu sambil jongkok dan membereskan isi tasnya yang tadi berjatuhan di lantai.
"It's okay, that's my fault couse I'm to focused with my phone. Here, take my hand."
Kata gadis rambut coklat itu sambil julurin tangan.
"Nah, that's my fault too. By the way thank- lia?!"
"Dewi?!"
Kedua gadis itu terdiam sejenak dan sampai akhirnya gadis yang diketahui bernama Dewi itu berdiri.
"Gw kira lo orang bule tau nggak?"
"Hahaha, gw kira lo yg bukan orang sini makanya gw jawab gitu juga."
"Lo apa kabar?? Dari mana aja? Lo tiba tiba ngilang dari kita abis kelulusan. Lo pindah?"
"Iya, gw kuliah di malaysia. Maaf ya waktu itu ga sempet pamit, agak sibuk hehe." Engga, dia bohong. Nyatanya dia waktu itu ga pengen ketemu atau ngabarin siapa-siapa. Kalo kalian tanya kenapa orang yang di telpon tadi tau,dia sepupunya.
"Wah gokil lo li, jadi ini balik lagi liburan?"
"Engga wi, gw udah graduation. Kangen indo makanya gw balik."
"Oiya gw lupa lo jenius, ehehehe."
"Engga lah dew, gw b aja kalik."
Triririring triririring..
"Dewi cepetan. Lama bgt ambil barang. Ntar ketinggalan pe'ak."
"Iya tungguin bangsat,ini gw otw."
"Yaudah cepetan."
Tutt..
"Lia, sorry banget ya gue buru-buru. Ntar gw line, eh line lo masih yg lama kan?"
"Iya, gih cepetan. Bye dew."
"Bye liaa."
Lia melanjutkan jalannya ke taksi. Dan pergi meninggalkan bandara.
Sedangkan Dewi tadi pergi ke tempat tunggu, terlihat di bangku sana sudah ada cowo yang mukanya udah gedeg ngeliat Dewi.
"Lama amat lo gw tungguin dari tadi."
"Ihh iya maap maap. Tapi Al gw ada berita mengejutkan taukk."
"Apaan?"
"Gw tadi ketemu lia."
"Lia? Ngaco lo, gamungkin lah. Kita aja gatau lia ada dimana."
"Ih sumpah deh, dia tadi bilang selama ini di tuh lanjut kuliah di malaysia. Lulus cepet, makanya pulang ke indo."
"Hah? Ohh.. Bentar-bentar gw mau ke toilet dulu."
"Yeuu dari tadi juga. Buruan."
"Iye."
Tiittt tittt
"Apa?"
"Dia balik."
.
YOU ARE READING
Mantan
Teen FictionOrang bilang balikan ama mantan itu sama aja baca buku yang sama dua kali, endingnya tetep sama. tapi gw ga setuju... karna.... Mungkin aja ada season dua nya. plagiat minggir, murni pikiran ndiri.
