PART1. GUDANG

18 4 0
                                        

"Dimana Aku?, kenapa banyak darah disini "pisau apa ini", Gumam Niken saat terbangun dari pingsan

Entah apa yang terjadi disini,  Namun Niken masih terlalu pusing untuk bangun, saat Niken menoleh kesamping,

"A...aa..pa", mayat siapa itu?" Saat Niken melihat mayat tak bernyawa disampingnya, dengan banyak luka tusuk dan kepala terpenggal

"Tidakkk", Niken bangun sambil memegang kepalanya yang terasa pusing, hingga sekejap dia lupa apa yang telah terjadi, dengan langkah yang terseret seret, Niken merasakan ada bagian sakit dikakinya

"Sial", gumam Niken saat melihat beberapa sayatan pisau dikaki kirinya.

Niken berjalan beberapa langkah sampai akhirnya Niken menarik sebuah pintu yang besar didepannya. Saat Niken keluar, dia mulai sadar bahwa dia berada di gudang yang tak terpakai di lantai 3 sekolah.

"Tapi mayat siapa itu didalam tadi?", Dalam hati masih bertanya tanya mayat tanpa kepala yang Niken temukan didalam Gudang tadi.

Niken memutuskan untuk pulang karena hari sudah sore, sampai dirumah Niken mengobati luka di kakinya, dan masuk kedalam Kamar

Jam telah menunjukkan 22.00, Niken memutuskan untuk tidur dan beristirahat

Keesokan Harinya

Luka dikaki Niken masih terasa, hingga Niken memutuskan untuk mengambil surat Izin kepada Wali kelasnya untuk tidak masuk sekolah hari ini.

2 jam kemudian

"P"
"P"
"Nik, lu sakit apaan sampe sampe ga masuk sekolah", notif dari Alya

"Engga, cuman terkilir doang pas main sama ponakan Tadi malam", balas Niken

"Nik, ntar pulang sekolah, gue sama Bima main kerumah lu yah", lanjut Alya

"Ga usah kesini Al, suer gue baik baik aja kok", jawab Niken

"Keputusanku adalah mutlak, sampai ketemu nanti, gue off duluan yah guru killer dah masuk kelas:v", Alya mengakhiri chatingan

"Au ah, mending lanjut tidur", gumam Niken dalam hati

"Kring......", bunyi bel rumah Niken. Niken bangun dan sesegera membuka pintu rumahnya,

"Hai Nik", sapa Alya

Niken tersenyum, "katanya cuman sama Bima, tapi kok datengnya satu kelasnya", Ucap Niken

"Gaada akhlak, bukannya senang dijenguk satu kelas, tapi malah binggung", Ujar bima

"Siapa??, masa iya gue", kata Niken mengalihkan pembicaraan

"Dahlah, tinggal masuk doang, malah di debatin", Ucap Alya masuk kedalam Rumah. "Kalian ke sini mau jadi Patung pajangan depan pintu rumahnya Niken", Tambahnya

Akhirnya mereka semua masuk kedalam Rumah Niken

Diruang tamu

Mereka pada becanda satu sama lain, dilain sisi Niken Terdiam, Niken mengalihkan pandangan kebeberapa Arah teman sekelasnya, dan pandangan Niken tersebut terfokus pada satu Cowo yang belum pernah dia lihat sebelumnya, "siapa dia, dan kenapa perasaan gue ga enak ke dia", batin Niken.....

BERSAMBUNG....

play With MeWhere stories live. Discover now