Disebuah taman terdapat 2 anak kecil kira kira umur 5 setengah tahun yang sedang bermain. mereka bermain tanpa pengawasan orang tua mereka. saat sedang asik bermain, tiba tiba seorang anak kecil yang seumuran mereka datang dari arah Timur. Anak itu sepertinya menangis. Ia membawa selembar kertas.
"Acaaaaa!!" teriak bocah kecil yang berlari ditaman.
"Jangan teriaak" ucap anak yang dipanggil aca.
"Kak adit gak mau ambil gambal ala, kalna gambal ala jelek. Telus, ala disuluh belajal bilang el" ucapnya sambil terisak.
"Aya gak bisa gambar" ucap anak kecil yang biasa dipanggil aya.
"Aca juga" ucapnya sambil menenangkan bocah kecil tadi.
"Yaudah, ala suluh olang aja ya buat ajalin ala" ucapnya sambil berlari.
"araaaa" teriak dua anak kecil tadi. Mereka bingung untuk mencari ara. Mereka memutuskan untuk pulang dan memberitau orang tua mereka. Karna rumah mereka tak jauh dari taman.
Dilain tempat, seorang anak kecil berlari lari ditaman. Tak lama ia terjatuh dan menangis. Tiba tiba ada seorang anak kecil yang membantunya.
"Kamu kenapa nangis, sakit ya?" tanya anak laki laki yang menolongnya. Anak yang terjatuh tadi hanya menggelang.
"Hiks, tadi kak adit gak mau ambil gambal ala hiks, kalna gambal ala jelek. Telus katanya ala harus bisa bilang el hiks" ucap anak kecil tadi sambil terisak.
"El??" tanya anak laki laki tadi.
"Ellrzzh" ucapnya kesulitan menyebutkan huruf R.
[Aggap aja gtu😂😂]
"Ohh, huruf r?" ucap anak laki laki tadi. Anak laki laki itu tertawa mendengar anak kecil didepannya menyebutkan R.
"Ihh jangan ketawa" ucap anak kecil tasi sambil mengerucutkan bibirnya.
"Iya iya. Oiya aku mau lihat gambarnya boleh??" tanya anak laki laki tadi. Anak kecil tadi hanya mengangguk sambil memberikan gambarnya. Anak laki laki itu memperhatikan gambar bocah kecil tadi.
"Gambarnya aku bawa pulang aja terus aku perbaiki. Besok aku kasih, kita ketemu disini yaa oiya, nama kamu siapa??" tanya anak laki laki itu.
"Ala" ucap anak kecil tsb. Anak laki laki itu tampak berfikir.
"Ohh, ara??" tanya laki laki itu. Anak itu hanya mengangguk.
"Nama kamu siapa"tanya anak kecil itu.
"Ak-"
"Araaaaa" ucap seorang wanita pada putri kecilnya.
"Mamaa" ucapnya sambil mengejar ibunya.
"Kamu gapapa kan?? Kita pulang yuuk udah sore" ucap wanita itu sambil menggendong putrinya.
Tinggal anak laki laki itu sendiri. Ia memandangi gambar itu. Terlihat gambar sebuah rumah, dan beberapa gambar manusia dengan tinggi yang berbeda.
"Aku harus perbaiki gambarnya." ucapnya. Anak itu melipat kertasnya dan menyimpannya disakunya. Saat sampai dirumah anak itu memperbaiki sedikit gambarnya.
Keesokan harinya, ia kembali ke taman itu. Ia menunggu anak kecil yang ia bantu kemarin, tapi anak itu tidak datang datang. setelah hampir seharian menunggu akhirnya ia kembali kerumahnya. Ia mengambil sebuah kotak dan menyimpan gambarnya didalam kotak itu.
'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
Hello guys..
This is my first story
Thank you buat yang udah mau baca ceritanya
Dan maaf kalau banyak typo
Kalau ada saran dan kritik silahkan komen.
Dan aku mohooon banget please vote ceritanya🙏🙏
Thank you for reading guys..
Next??
DU LIEST GERADE
VANELA [On Going]
Sonstiges[JANGAN LUPA VOTE SETELAH SELESAI MEMBACA SATU PART!!!!] "Takdir itu ngga jahat, lo aja yang kurang bersyukur" Kata kata itu perlahan membuat seorang gadis bernama Viyara Vannesa Vaquella berubah dan mulai menerima segala kenyataan yang menimpanya...
![VANELA [On Going]](https://img.wattpad.com/cover/230787444-64-k565599.jpg)