1🌼 - hai

20 2 1
                                        


ARKASA • hai


Nayla bersiap siap untuk pergi ke sekolah barunya. Ia memakai segala aksesoris berwarna biru laut, mulai dari gelang, kalung lalu jepitan untuk poni nya.

Hari ini adalah hari pertama ku masuk sekolah setelah pindah dari Bandung ke Jakarta Selatan.

Seperti rutinitas ku di Bandung, aku berangkat sekolah menggunakan angkot, meski gerah dan panas. Tapi itu sudah biasa.

Jika kalian menanyakan orang tua ku dimana, mereka sibuk dengan pekerjaan masing masing. Aku anak pertama dan memiliki adik laki laki.

Adikku di antar sekolah oleh satpam perumahan. Karna orangtua ku membayar satpam setiap bulannya. Sebenernya aku bisa ikut di antar satpam, tapi aku lebih suka naik angkot.

'Kesingan nih pasti huft'

"Mang sampe sini aja, ini uang nya makasih!"

Nayla buru buru turun dari angkot lalu lari cepat menuju sekolah nya.

"ARGHHH MASIH JAUH GILA AJA"

Setelah melakukan lari, jalan cepat, lari. Akhir nya sampai di depan gerbang sekolah.

"PAGIII PARA SISWA SISWI DAN ADIK KELAS BARUU HI SALAM KENAL~"

Di gerbang sudah di sambut kakak kakak osis.

Kalo ga salah liat, namanya kak Echan. Gemes banget hihi.

Ini adalah upacara kedua di sekolah ini.  Dengan balutan seragam SMA untuk pertama kalinya.

Nayla meluruskan dirinya dengan barisan di depannya agar terlihat rapih dan tidak di marahi osis!

Matahari pagi ini panas, baru saja 10 menit, tapi Nayla sudah tak tahan ingin cepat beres.

" hei kamu sini "

Sontak Nayla membalikkan badannya, kaget, takut semua nya campur aduk.

Di lihat dari jas, lalu name tag menunjukan dia adalah ketua osis. Bagaimana tidak takut?

" iya kak. " tanpa basa basi lagi Nayla mengikuti ketua osis menuju tempat teduh.

" kamu, liat? Kamu apa apaan menggunakan aksesoris sebanyak ini? Kalung, gelang lalu jepitan? Kamu masih anak baru loh ya, minimal gelang dan anting saja. "

" maaf kak, sekarang saya akan melepaskan jepitan dan kalung nya."

" yaudah sana, balik ke barisan."

Setelah itu, Nayla kembali ke barisan nya.

Upacara pun serasa lama karna terik matahari pagi ini sangat gila. Dan lagi, poni Nayla sangat mengganggu penglihatan nya.

Seperti biasa, setelah upacara Nayla buru buru pergi ke kelas nya. Kelas baru di umumkan hari ini, jadi sebelum ia masuk ke kelas, ia melihat mading dulu.

Kelas X IPA 1

Nama Nayla ada di urutan ke 20. Buru buru Nayla mencari kelas nya.

Setelah sampai di depan kelas. Nayla masuk ke dalam kelas. Disana sudah penuh sekali tempat duduk nya, tersisa 2 bangku kosong, yang satu di depan dan satunya lagi di paling belakang, sendiri pula?

Nayla pun mendekat ke kursi yang di depan.

Eh ternyata belom rezeki. Orang lain telah merebut kursi depan. Terpaksa, nayla harus duduk di kursi paling belakang.

Jam pertama, di mulai.

Hari pertama, biasanya di awali oleh perkenalan diri, jadi pelajaran pertama tadi tidak ada masukan materi, hanya memperkenalkan diri lalu pembagian struktur kelas dan jadwal piket.

Kebetulan Nayla piket pulang sekolah nanti, hari senin.

Jam menunjukan pukul 10, waktu nya jam istirahat.

Perlu kalian tau, Nayla ini orang nya cuek, santai, tipe wanita bodo amatan, tapi pinter.

" hei kamu!,

Jangan tersipu~ ada aku disini untukmu yuk kenalan! "

Perempuan yang duduk di depan nya sangat cantik, berambut panjang dan berpenampilan rapih. Ia ingin berkenalan.

" gue Jen, salam kenal ya! "

" eh iya, salam kenal, saya Nayla" Nayla sedikit menunduk lalu membereskan alat tulis yang ada di atas meja nya.

" Gak ke kantin nay? " tanya Jen

" hm... boleh "

Lalu jen langsung menarik tangan Nayla menuju kantin.

" mau beli apa? Biar gue bayarin dah "

" sa-saya samain aja "

Kalian harus tau, nayla merasa canggung. Sejak ia sekolah ber tahun tahun, ia berteman hanya di manfaatkan karna harta.

" yaudah, lo duduk sana aja " tunjuk jen ke salah satu kursi yang kosong.

Jen membawa 2 piring mangkok batagor dan teh hangat.

" nihhh, makasih nya mana dong?"

" makasih jen! "

" saya makan ya" Nayla meminum teh hangat terlebih dahulu, lalu makan batagor.

" jangan saya saya dong, formal bangetttt" kata Jen sambil mengunyah batagor yang penuh banget.

" hm... saya sudah biasa seperti ini, kalo ga suka... saya usahain pakai bahasa santai."

" gausah, gapapa beda dari yang lain, gue suka hahahha" Jen tertawa hingga terdengar seluruh siswa di kantin.

" stttttt jangan gitu ketawa nya, malu" Nayla menutup mulut jen dengan sesuap batagor.

" Ya maaf "

"Kamu tau Arkasa dari SMA yang di ujung belokan sana g? Katanya mau berantem lagi sama SMA ini "

" kak Arka ganteng ya, tapi nakal"

" tau ga? Semalem dm ku di baca kak arka, di baca doang tapi"

Nayla bingung, arkasa ini siapa? Perasaan dari tadi banyak yang bicarain dia.

" jen, kamu tau Arka? Arkasa? Perasaan saya dari tadi banyak banget yang ngomongin dia, dia siapa?"

Jen yang sedang minum teh hangat hampir tersedak.

" LO GA TAU? "

" eh? "

🌼🌼🌼

Hai! Dukung cerita baru ku ya! Semoga suka! Up kalo aku ga sibuk ya, semangat sekolah nya!

—25 agust 2020.

ARKASATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang