Prolog

2 0 0
                                        


Sudah kesekian kalinya Luky mengatakan kepada jantungnya untuk tidak berdebar, namun masih saja tanpa disuruh jantungnya itu selalu berdetak kuat.

Jujur saja dia bingung dengan detak jantungnya, dengan perasaannya. Mengapa bisa? Kapan terakhir kali dia merasakan seperti ini? Rasanya tidak pernah. Tapi ini nyata, seolah-olah dia pernah merasakannya.

Pikiran dan hatinya saat ini sedang berdebat, mencari kemungkinan-kemungkinan. Mungkinkah Jika dia bertemu lagi akan merasakan seperti ini? Tapi tidak- lebih tepatnya tidak tahu.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jun 18, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Back AgainStories to obsess over. Discover now