Polaroid || Prolog

18 4 1
                                        

ninu ninu ninu

Suara bising dari luar gerbong kereta yang selalu ku dengar setiap hari. Desakan para penumpang selalu menjadi pemandangan tiap pagi.

Jarak antara rumah dan sekolah memang selalu menjadi kendala. Bukan pertama kalinya seperti ini. Sudah sekitar 3 sampai 4 tahun belakangan harus menggunakan kereta menuju sekolah.

Sudah biasa hingga bosan. Pulang dan pergi terasa sama saja. Tidak ada yang spesial.

Di sekolah juga belajar seperti biasa. Tidak ada yang berbeda. Kehidupan sama seperti remaja yang masih sekolah pada umumnya. Belajar, hang out sama teman, ikut organisasi atau ekstrakulikuler dan mungkin mencari cinta di SMA.

-

Aku rasa hidup biasaku ini mulai sedikit terganggu dengan kehadiran seorang perempuan. Entah kenapa ini mengganggu sekali.

Rumahku selalu menjadi rumah dengan jarak terjauh dari sekolah dalam seumur hidup aku belajar di sekolah. Namun kali ini berbeda. Aku melihat seorang perempuan persis memakai seragam yang sama denganku.

Itu memang hal biasa, tidak terlalu mengejutkan. Tapi aku rasa kalian harus tau kelanjutannya.

Ia membuntutiku.

Iya, serius. Sebenarnya aku tidak ingin menaruh curiga kepada seseorang. Namun ini sudah berlangsung selama 1 semester. Dan ini membuatku risih.

Kalau kalian pikir aku berbohong dan sedikit alay hanya untuk permasalahan ini, terserah kalian.

Yang pasti, ini di mulai pada hari itu. Iya, suatu hari di 6 bulan yang lalu. Bertepatan dengan semester kedua di tahun pertama SMA.

***

MetanoiaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang