Alana Gevina Mahendra anak ke tiga dari pasangan Adam Mahendra dan Tamara Mahendra gadis cantik dengan sejuta keceriaannya, rambut panjang sebahu dengan mata coklat miliknya mampu memikat banyak kaum adam.
"ANAA" Teriak lelaki tampan yang umurnya hanya terpaut 2 tahun darinya
"Ana bangun, ini hari pertama lo masuk sekolah" ucapnya lagi
"ck, apaan si bang ini masih pagi juga" ucap ana yang masih nyaman dengan selimut dan kasur nya.
yap betul, lelaki tampan itu adalah Aland Gevino Mahendra Abangnya. Anak ke dua dari keluarga Mahendra sedangkan anak pertamanya adalah Aksa Gavin Mahendra yang sedang melanjutkan pendidikan nya di negara kangguru.
"Lo bangun ga, atau mau gue seret lagi ke kamar mandi kaya waktu itu" ucap Aland
"Abang mah ga asik mainnya seret seretan, iya gue bangun udah sana lo keluar" jawab Ana sambil membayangkan kejadian beberapa minggu lalu ketika dia di seret ke kamar mandi dengan tidak manusiawi oleh abangnya ini
"Awas kalo gue ke sini lo masih belum siap juga" ancam Aland
"iya abangku" ucap Ana sambil terpaksa senyum
****
"Cantik.."ucap Ana tersenyum sambil memandang dirinya di depan cermin
Ana sudah siap dengan seragam putih biru nya. ini adalah hari pertama dia melalukan MOS dia harus melewati 3 hari MOS nya agar bisa menjadi siswa di SMA DIRGANTARA salah satu SMA Favorit di jakarta.
"PAGIIIIII" Teriak Ana sambil berjalan ke meja makan
Aland yang duduk di sebelahnya langsung menatap tajam "ga usah teriak teriak lo pikir ini hutan apa"
"iya ni disebelah gue orang utan nya" jawabnya enteng.
"Lo...." geram Aland.
Kedua orang tuanya hanya tersenyum melihat kelakuan kedua anaknya yang selalu bertengkar walaupun setelahnya langsung baikan lagi.
"Udah dong jangan berantem muluh cepet makan sarapannya" unjar Tamara.
"Siap bunda...." jawab mereka serempak.
Adam hanya tersenyum melihat kelakuan kedua anaknya.
"Sayang kamu berangkat bareng abang kan?" tanya Tamara.
"Ana berangkat sendiri bun, ga mau bareng abang" jawab Ana sambil meminum susu coklat kesukaannya.
"Loh..kenapa ga bareng kan sekolah kalian sama" unjar Adam
"Ana mau berangkat naik Bus aja, lagian kalo Ana berangkat bareng Abang nanti di sekolah pada tau kalo Ana itu adiknya Bang Aland" ucap Ana.
"Lo kan emg adik gue bambang" ujar Aland.
"Iya sayang, kamu kan emg adiknya Aland lagian kalo mereka tau bagus dong biar nanti kamu ga di gangguin dan Aland bisa jagain kamu di sekolah" jelas Tamara.
"Ana ga mau mereka tau kalo Ana itu adiknya bang Aland pasti nanti mereka deketin Ana karena meraka mau deketin bang Aland aja" ucap Ana.
Bukan tanpa alasan Ana meminta seperti itu kerana abang nya itu memang tampan dan menjadi idola di sekolahnya. Pernah saat SMP dulu di Bandung hampir semua di sekolahnya tau kalo Aland adalah abangnya dan hampir setiap hari dia di kerubuni dan didekati oleh fans abang nya itu, kan risih juga kalo tiap hari begitu.
"Tapi kan sayang kam-"
"Bunda cantik tapi masih cantikkan Ana. Bunda ga usah khawatir lagian abang kan masih bisa jagain Ana dari jauh" potong Ana cepat.
"Iya tapi Bund-"
"Udah siang Ana berangkat ya, kan ga lucu kalo hari pertama telat masuk" potong nya lagi sambil berjalan ke arah Tamara dan Adam untuk pamit dan langsung berlari keluar rumah sebelum bunda nya berteriak.
"ALANA BUNDA BELUM SELESAI NGOMONG" teriak Tamara kesal karena omongannya selalu di potong.
"Bunda ga usah khawatir Aland bakal jagain Ana disekolah" ucapnya sambil berdiri menghampiri Tamara dan Adam untuk pamit ke sekolah.
"Jangan ngebut ngebut naik motornya ya lan" ucap Tamara
"Kalo ga ngebut ga sampe sampe dong bun" jawab Aland
"Kamu itu kalo di bilangin" ucap Tamara sambil mencubit lengan Aland
"auhh, sakit bun" ringis Aland sambil mengusap bekas cubitan tamara walaupun ga keras cubit nya tapi tetep sakit.
"Makanya kalo bunda ngomong denger dengaran" ujar Tamara.
Aland hanya memperlihatkan giginya yang rata "Iya Bun, Aland berangkat ya. Asslammualaikum" ucapnya sambil berjalan keluar rumah.
"Waalaikumsalam" jawab Adam dan Tamara berasamaan.
🍂🍂🍂
ŞİMDİ OKUDUĞUN
ALANA
Genç KurguAlana Gevina Mahendra hanya gadis ceria yang ingin menikmati hidupnya dengan tenang hingga tanpa sengaja dia masuk ke dalam dunia Derel Alexander Dirgantara ketua geng VAGOS yang memiliki wajah tampan seperti dewa yunani dengan sikap dingin yang mel...
