hai guys!
selamat datang di karyaku yang ketiga di wattpad hehe.
maafkan cerita cerita yang lain aku ngak pernah lanjut lagi :(
ada beberapa alasan cukup serius kenapa aku ngak pernah lanjut lagi.....
buat kalian yang baca ceritaku yang dulu dulu, maaf aku ngak bisa lanjut lagi.....kecuali banyak yang ngedukung buat lanjut :)
so gaes, selamat membaca kisah satu ini yah,,,,
mungkin aku kali ini akan bener bener serius sama kisah ini. apalagi kalau kalian para pembaca mendukung dengan segenap jiwa hehe, ngarep banget aku haha.
mungkin yah, mungkin.....
bisa jadi pemikiranku berubah hehe.
semangat bacanya yah!
~~~
cucuran keringat mengalir, di wajahnya, badannya, bahkan melewati perut yang kotak kotak itu.
Jio Englander, cowok yang memiliki tinggi 178, tidak lebih tidak kurang.
dengan nafas yang berat, jio tetap fokus memukul samsak di depannya.
" woi bro, gue duluan" jonan, sohib dari kecilnya melambai pelan dan mulai meningalkan ruangan gym itu.
sepeninggal temannya, jio masih memukul samsak di depannya dengan kuat.
namun seiring nafas yang memburu, jio sudah merasa kelelahan. dan memilih mengakhiri latihannya hari ini.
--------------------
" semuanya 35 ribu"
jio mengeluarkan kartu atmnya, mengesek dengan malas, kemudian berlalu pergi.
" eh, jaketnya ketinggalan!" suara itu menghentikan langkah jio. berbalik dan menatap sejenak mbak kasirnya. kemudian pergi setelah mengambil jaketnya tanpa berkata kata.
tatapan tajam dari mbak kasir mengiringi langkah jio.
.............
jangan lupa vote and coment jika kalian berkenan......
saya selalu sayang anda semua!
big thanks;)
VOUS LISEZ
setitik kisah (STOP WRITING)
AléatoireJika kita jauh berbeda, apakah kau akan menyatukan perbedaan ini dan saling berusaha melengkapi? mungkinkah anganku tentangmu tidak akan seburuk yang aku fikirkan? tidak, aku tidak pernah menginginkan kisah ini. hanya saja aku mau mencoba, setidakn...
