Aku lebih memilih memendam perasaan, Karena mendoakan adalah cara mencintai yang paling rahasia karena aku takut terluka tapi justru memendam yang membuat luka.
Terkadang memendam adalah pilihan satu-satunya agar semua terlihat baik-baik saja.
Mencintai mu adalah pilihanku dan sakit hati adalah resiko ku.
Tapi egois kah aku bila ingin bersama mu?
Semoga ketidakmungkinan itu menjadi mungkin.
Cika Claretta Wijaya
****
Seperti biasa setiap pagi aku bangun untuk menjalankan rutinitas setiap hari yaitu sekolah, aku segera bergegas bangun dari tempat tidur dan langsung menuju kamar mandi, tidak butuh waktu lama aku keluar dengan menggunakan seragam sekolah SMA pelita bangsa yang sangat aku sukai bajunya yang berwarna putih polos, rok berwarna biru selutut dan tak lupa juga dasi yang senada dengan roknya yang aku pasangkan ke leherku dengan rapi.
Aku segera menuju meja rias menyisir rambutku yang sebahu hitam nan lebat ,tak lupa juga memoleskan liptint pink natural setelah itu aku mengambil ransel berwarna hitamku dan langsung ke luar menuju meja makan untuk sarapan.
Author pov
"Selamat pagi ma". Sapa cika
"Pagi sayang".Jawab mamanya cika, Kintan
"Ma cika berangkat dulu ya."
"Ini masih pagi sayang, lagian Arlan belum kesini." Ujar Kintan mamanya cika
"Mungkin dia lagi ada urusan ma, kalo gitu cika berangkat ya ma." Cika mencium tangan mamanya dan langsung memasuki mobilnya
"Hati hati." Teriak mamanya yang dibalasi cika dengan anggukkan
***
Hello... Pemula ya. Maaf kalo kurang nyaman, terimakasih sudah membaca.
Mari berteman jangan lupa follow aku.
Next part!! 😁
YOU ARE READING
Friends of love
Teen FictionTerkadang memendam adalah pilihan satu-satunya agar semua terlihat baik-baik saja. Mencintai mu adalah pilihanku dan sakit hati adalah resiko ku. Tapi egois kah aku bila ingin bersama mu? Semoga ketidakmungkinan itu menjadi mungkin. ...
