01 |

301 19 6
                                        

H A P P Y
R E A D I N G🖤

▪︎°●○●°▪︎

01. Gara-gara bola

ALETTA hampir jatuh saat melewati koridor ke arah kelasnya

¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.

ALETTA hampir jatuh saat melewati koridor ke arah kelasnya. Dia berhenti sejenak lalu menunduk. Rambut hitam sepunggungnya lepek karena keringat dengan keandaan kaus kaki tinggi sebelah. Tas hitam sekolahnya ia seret dengan asal hingga menimbulkan bunyi yang membuat beberapa murid menoleh untuk memperhatikannya.

Aletta mengangkat bahu acuh. Dia kembali berjalan. Melirik jam tangan mungil di pergelangan tangan kanan yang kini menunjukkan pukul delapan lewat sepuluh saat dirinya tiba di depan kelas.

Aletta baru saja menyelesaikan hukuman dari Bu Zanna. Dia datang terlambat dan sialnya guru BK-nya itu berhasil 'menangkap' dirinya saat ingin kabur dari patrolinya pukul tujuh pagi tadi. Selama satu jam Aletta harus berdiri di bawah teriknya matahari hingga beberapa murid memperhatikanya. Kini Aletta hanya ingin mengistirahatkan seluruh tubuhnya di dalam kelas. Sedangkan seluruh temannya berada di laboratorium fisika-- mungkin.

"Hng. Dicariin taunya di sini." ucap seorang yang baru saja datang.

"Enak ya, bolos pelajaran Pak Jajang?" Orang itu menendang meja Aletta cukup kencang.

Aletta tersentak namun melihat siapa manusia yang berani mengganggu tidurnya membuatnya berdecak.

"Ngagetin tau!" ucap Aletta kesal.

Adel terkekeh. Sama sekali tidak merasa bersalah. "Tumben lemes banget. Biasaan juga maen petak umpet jam segini."

"Itu mah kamu." ucap Aletta sewot.

"Kemana aja lu tadi?" tanya Adel.

"Berjemur."

"Ngapain?" tanya Adel lagi.

"Nggak tau, ah." Aletta malas menjawab lebih. Gadis itu menelungkupkan wajahnya.

"Kamu sendiri ngapain di sini?"

"Ck, gue kan anak pintar, jadi boleh balik duluanlah." jawabnya sambil duduk di samping Aletta. Padahal faktanya, Adel izin untuk pergi ke kamar mandi namun berujung mampir ke kelas dan tak berniat untuk kembali.

Aletta diam. Sorotnya terlihat tak percaya lalu memilih melanjutkan tidurnya.

"Ke kantin yuk, Ta." ajak Adel. Wajahnya tampak bosan.

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Jul 27, 2024 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

GALLETAHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora