LASKAR 01

67 7 1
                                        

Laskar mengendarai motornya dengan cepat menyalip kendaraan-kendaraan di jalan raya dengan cepat layaknya pembalap.

Setelah sampai disekolahnya, gerbang sudah ditutup. Tapi dia dengan santainya menghampiri Pak Jojo, satpam SMA Rajawali dan menyuruhnya membukakan gerbang.

Pak Jojo menuruti permintaan Laskar dan membuka gerbang sekolah. Kalian pasti heran kan, mengapa Pak Jojo mau saja menuruti permintaan Laskar. Tentu saja, karena dia adalah anak dari pemilik sekolah ini, tidak ada yang berani menolak permintaannya.

Laskar melajukan motornya kearah parkiran, setelah turun dari motornya dengan santai dia berjalan dikoridor yang lengang. Tentu saja, karena sekarang sudah pukul 08.00, KBM sudah dimulai.

Dia tidak berniat mengikuti pelajaran pertama karena percuma, toh pasti dia akan dikeluarkan dari kelas karena terlambat.

Laskar berjalan menaiki pijakan tangga menuju lantai atas menuju rooftop, dia membuka pintu rooftop sehingga terlihat pemandangan indah pagi hari dari atas sini.

Laskar duduk disofa yang memang sengaja ia sediakan, dia mengeluarkan rokok menyelipkan diantara jarinya dan menyalakannya dengan pematik lalu menghembuskannya. Tenang, itulah yang dia rasakan.

Tapi, ketenangan itu tak berselang lama karena tidak lama dari itu suara rusuh dari arah pintu rooftop membuatnya menghembuskan napas kesal. pasti itu teman-temannya.

"Woyy mabro! bolos gak ngajak kita lo mah" ucap Yugo yang duduk disampingnya merangkulnya, Laskar langsung menepisnya. Yugo terkekeh

Dihadapannya juga masih ada dua pemuda, mereka Aldi dan Eric. Ya, mereka bertiga adalah sahabat Laskar.

"Anjing kalah lagi" umpatan tersebut dilontarkan oleh Aldi yang kesal karena kalah memainkan game yang sedang terkenal dikalangan remaja Mobile Legend.

"Dahlah terima aja nasib lo, kalah mah kalah aja" ledek Eric.

"Sombong amat lo ric, mentang-mentang menang mulu. Lagi beruntung aja kali lo hari ini lain kali gue yang menang" ujar Aldi sambil mencomot keripik kentang yang dibawanya.

Eric hanya mengedikkan bahunya, lalu beralih menatap Laskar.

"Telat lagi lo kar?" tanya Eric

Laskar lebih dulu menginjak putung rokoknya, "Iya, bangun kesiangan gue" jawabnya.

Laskar menoleh kearah Yugo yang sibuk memainkan handphonenya sedang membalas chat-chat dari pacarnya.

"Tobat lu, go. mainin cewe mulu kena karma baru tau rasa" ucap Laskar

"Bodo amat, daripada lo jomblo karatan. punya pacar kali kar, sendirian mulu" ujar Yugo yang masih sibuk dengan ponselnya.

"Nah bener tuh, kita bertiga udah ada pasangan. lah lo sendirian mulu kar" sahut Aldi

"Males banget. Punya cewe bikin ribet"

"Gak tau aja lo kar punya pacar tuh enak, ada yang merhatiin"

Laskar hanya mengedikkan bahunya tak peduli.

Mereka menghabiskan waktunya di rooftop hingga bel istirahat berbunyi.

"Kantin kuyy! Laper nih gue" ujar Laskar

"BERANGKATT!!" ujar ketiga temannya.

Laskar terkekeh, lalu mereka turun dan berjalan menuju kantin. Selama perjalanan menuju kantin banyak para siswi yang menjerit histeris saat melihat keempat cowo famouse SMA Adinata.

Namun mereka tak peduli dan tetap berjalan lurus kecuali Yugo yang sesekali meladeni.

🍁

Sesampainya di kantin mereka menuju salah satu meja kosong yang memang dikhususkan untuk keempat most wanted tersebut.

"MBOK SUM! SEPERTI BIASA YA" teriakan Eric membuat beberapa orang menoleh kearahnya tetapi hanya sesaat dan Eric tidak memperdulikannya.

"SIAP DEN!" balas teriak Mbok sum

Selama menunggu pesanannya Laskar memandangi seisi kantin dan pandangannya berhenti kearah meja yang tak jauh darinya, salah seorang gadis berambut panjang yang sedang tertawa karena lelucon yang disampaikan temannya.

"Cantik" gumamnya

Aldi yang duduknya disebelah Laskar mendengar gumaman tersebut.

"Hah, siapa yang cantik kar?" pertanyaan Aldi membuat Yugo dan Eric yang sedang bercanda mengalihkan pandangan mereka kearah Laskar.

Laskar tidak mendengarkan teman-temannya dia masih memandangi gadis tersebut sampai tidak berkedip.

Mereka memandang Laskar heran, lalu setelah mengikuti arah pandang Laskar mereka baru mengerti jika Laskar sedang memandangi seorang gadis.

"Agatha Chelsea, XI mipa 3" ujar Eric yang memang mengenalinya.

"Lo kenal?" tanya Laskar yang langsung mengalihkan pandangannya kearah Eric.

"Yoi, dia temen sekelasnya pacar gue, si Risya"

"Oke. Agatha Chelsea, she is mine" gumam Laskar tersenyum tipis.

Sontak ketiga temannya melotot kaget. Laskar?

Jangan lupa vomentnya ya gaes! gratis kok hehehe.

Senin, 13 apr 2020

LaskarWhere stories live. Discover now