Loser

45 7 1
                                        

Berjalan dengan langkah kaki tak beraturan, ketika rintikan hujan menjadi pendamping dari langkah kaki yang semakin tak stabil, rasa dingin menusuk tubuh ini dan menembus tepat di dada dengan rasa sakit yang tidak bisa diartikan setiap orang, tela...

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


Berjalan dengan langkah kaki tak beraturan, ketika rintikan hujan menjadi pendamping dari langkah kaki yang semakin tak stabil, rasa dingin menusuk tubuh ini dan menembus tepat di dada dengan rasa sakit yang tidak bisa diartikan setiap orang, telapak tangan putih pucat ini bahkan gemetar hanya dalam hitungan jam ketika rintikan itu jatuh ke seluruh tubuh.

Rasanya dingin.... terlalu dingin dan gelap, aku sendirian... hahhh aku selalu sendiri,
menatap langit gelap dan terkekang oleh waktu, dengan tubuh tak ada guna seperti ini, lantas kenapa tuhan membiarkan aku hidup dengan cara seperti ini.

Hidup dengan perasaan yang sulit,
Hidup dengan perkelahian pikiran,
Hidup dengan kesendirian.
Hidup dengan kegelapan mental.

Aku terlalu lelah dengan hari ini, hari dimana seorang laki - laki bodoh yang ku sebut ayah datang menemui ku

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


Aku terlalu lelah dengan hari ini, hari dimana seorang laki - laki bodoh yang ku sebut ayah datang menemui ku. Terlalu lancang menyebutnya bodoh hanya karena dia seorang ayah dari 3 anak yang selalu membuat pikiran ku kacau.

"kembalikan kehidupanku"
"jangan lagi renggut mental ku"
"biarkan ibuku bahagia sekali saja"
"tolong aku"
"jangan tempatkan aku kedalam luka lagi"

Pikiran yg hanya berputar di otakku tanpa adanya keberanian untuk mengucapkannya, ya... itu kata - kata kosong yang hanya mampu membuat otakku terluka

Tuhan....
kehidupan selalu tidak adil untuk aku dan ibuku, karma apa yang telah kami buat hingga kau tempatkan aku dan ibuku dalam penjara kehidupan yang amat menyakitkan ini.
Biarkan kami lari dari kekangan ini dan setidaknya merasakan satu kali  kebahagiaan dari salah satu kebahagiaan yang aku mimpikan.

Biarkan kami lari dari kekangan ini dan setidaknya merasakan satu kali  kebahagiaan dari salah satu kebahagiaan yang aku mimpikan

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Tuhan....
hari ini ibuku menangis lagi untuk kesekian kalinya, dan aku hanya bisa bersikap seperti gadis lemah yang hanya menangis dan menambah duka dari ibuku.
Tuhan.....
Ini kekerasan ayahku yang ke sekian kalinya, jika kau membaca surat ku ini bisakah bantu dia mengakhiri segala perlakuannya yang hanya bisa memberikan luka pada ibuku
Tuhan.....
Ini kesekian kalinya aku menjadi anak yang tidak berguna bagi ibuku, tolong bantu aku dan raih tanganku dan hilangkan penatku agar aku bisa menjadi anak yang lebih berguna untuk setiap tetesan kesedihan di balik air mata ibuku.

I am ?Where stories live. Discover now