Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.

Langit Arsenio

18 2 0
                                        

*Bughhhhhh*

"Awww" katanya sambil meringis kesakitan. Ternyata ada bola basket yang menghantamnya.

"HEH LANGIT SINI LO!" Teriakannya membuat Langit langsung mendekatinya.

"Apaan sih, mana bola gue"

"Bola bola pala lu bola! Liat ini sakit banget, kebiasaan banget maen basket gak liat orang sekitar" Ucapnya dengan wajah yang memerah karena kesal dan malu menjadi sorotan satu sekolah.

"Stttt sttt... Gitu aja marah, dah sono ke kelas" Sambil membawa bolanya Langit berlari ke arah lapang.

"Emang gaada akhlak lo" Perempuan itu pun bergegas menuju kelas dan menutupi wajahnya dengan rambutnya.

Bel sekolah pun berbunyi, pertanda KBM akan segera dimulai. Dengan rasa santainya Langit memasuki kelas dan mendekati bangku perempuan itu, sedangkan guru sedang menjelaskan di depan kelas.

"Heh sttt, Masih marah lo sama gue?"

"Nay sttt...sttt" Ucapnya sambil
berbisik

"HEH NAYYA"

Seketika sekelas menoleh kepada Langit begitupun guru yang sedang mengajar di depan kelas. Dengan kejadian itu Langit dan Nayya dihukum untuk tidak mengikuti KBM selama 1 hari penuh.

"NAYYA PARAMESTI, LANGIT ARSENIO! SILAHKAN KALIAN KELUAR"

"Tapi bu..." katanya sambil memelas

"Sudah Nayya, kamu dan Langit terus saja tidak memperhatikan ibu. Sekarang kalian keluar dan diam di perpustakaan"

"Tega bener bu, Ayo Nay keluar" Sambil menarik tangan Nayya, Langit terburu - buru untuk menuju ke perpustakaan.

Suasana sekolah masih sangat sepi, tidak ada satupun orang yang bermain di lapang. Suasana kelas yg begitu tentram membuatnya sedikit tenang. Nayya Paramesti, seseorang yang begitu mencintai ketenangan dan tidak terlalu menyukai keramaian. Berbeda dengan Langit Arsenio yang tidak suka sepi, dan menyukai keramaian.

Mereka melewati lorong sekolah dengan langkah yang lambat, di sepanjang perjalanan menuju perpustakaan Nayya terus saja diam dan melamun. Sedangkan Langit terus memainkan handphonenya, entah apa yang sedang dilakukan Langit, Nayya sudah tidak peduli akan hal itu.

Pasukan Pakboy

Woyy pada dimana

Galang : Di hatimu

Davin  : Njirrrrr kesambet ape lu
                Gue dikelas nih, lo dimana?

Kenan : Lo dihukum lagi Lang?

Gue ga dihukum, cuma males aja

Davin : sa ae babang

Kenan : lo pada masih dikelas van?

Davin : Iya nih pelajaran pak                dinding susah bener keluarnya

Gue tunggu di perpus skrg

Galang : Siap meluncurrr....

Selamat mengikuti kisah mereka

Vote + comment 🥨

Langit Stories to obsess over. Discover now