Prolog

50 4 8
                                        

Assalamualaikum wahai Readers?
Apa kabar?
I'm come back dengan cerita baru🙌
Yang pasti cerita ini  adalah cerita yang terinspirasi dari seseorang. Jadi jangan lupa untuk tekan 🌟 dan Follow akun niraaherawati27 oke oke?
HAPPY READING🙌😈

____________________《☆》__________________

Waktu terus berlalu, membawa semua kenangan indah yang kini kian terbesit dalam ingatanku. Meninggalkan masa lalu yang hingga saat ini masih tertanam kuat di dalam hati dan pikiranku.

Ares Clearesta Riguin

Sebuah nama yang indah yang masih terpatri kuat di dalam hatiku. Mengenangnya bagai sesuatu yang menyakitkan, dimana diriku yang menggamumi-nya namun lelaki tampan itu malah mengungkapkan dirinya menyukai wanita lain. Rasanya bagai sesuatu yang ku harapkan terbang menjauh dan tidak mungkin kembali.

Ilona Misya Brigita. Gadis dengan arti nama "Perempuan Cantik"  itu menjadi pelabuhan dimana Ares mengistirahatkan hatinya. Gadis cantik yang hadir di tengah-tengah persahabatan kami ini sungguh baik hati dan lemah lembut. Berbeda dengan diriku yang ceroboh dan urakan. Bila di ibaratkan, Ilona itu bagai Ratu seperti yang selalu Ares katakan, dan Aku hanyalah pembatu rumah tangga di kerajaan Ares dan Ilona. Miris bukan?

Ah baiklah, Aku terlalu banyak bercerita tentang kisah cintaku hingga Aku lupa untuk menceritakan diriku sendiri.

Claysa Audia Azera. Itu namaku, cantik bukan? Tetapi tidak dengan kisahku.. Aku bukan seorang tokoh utama yang memiliki kulit putih, hidung mancung, mata indah dan kesempurnaan lainnya. Aku adalah aku, gadis biasa yang memang beruntung mempunyai wajah campuran Indo-korea. Pipi agak tembam, hidung ya bisa dikatakan mancung menjadi ciri khas dari wajahku. Aku tinggal bersama Ibuku yang beberapa minggu kemarin telah menikah kembali. Ayahku yang merupakan keturunan Indonesia meninggal karena kecelakaan, pada saat aku kecil. Ibuku menikah dengan seorang duda beranak satu yang tidak aku ketahui wajahnya. Ia hanya memberitahuku bahwa dia akan menikah dan aku tidak perlu menghadiri pernikahannya.

Aku tidak tahu kapan dia akan kembali ke rumah yang telah lama kami tempati, tetapi ku yakin dia bahagia bersama ayah baruku itu. Ibuku seseorang yang tegas, bahkan pada saat aku kecil aku pernah tak sadarkan diri gara-gara ditampar olehnya sebab tidak sengaja memecahkan vas Foto miliknya. Itu adalah pertama kalinya Ia berlaku demikian kepadaku setelah kepergian Ayah. Tetapi aku sangat menyayanginya, Aku harap di bahagia selalu.

Masa kecilku dulu hanya tersirat warna hitam, abu-abu, dan putih.  Tidak ada seorang pun yang ingin berteman denganku, mereka menganggap diriku terlalu datar dan tidak menyenangkan untuk mereka ajak bermain. Bahkan dulu aku ingat sekali,  ada temanku yang terang-terangan menghina diriku bertubuh gendut waktu kecil.  Itu sungguh menyakitkan.

Hari-hariku mulai lebih berwarna ketika Ares kecil mulai mengulurkan tangannya untuk mengajakku berteman. Hanya dia yang menjadi teman dekatku pada masa Sekolah Dasar. Dan pada masa itu pula Ares mengungkapkan bahwa dia menyukai Ilona. Aku yang masih kecil untuk mengerti hal itu hanya tersenyum menganggap itu. Namun setelah berjalannya waktu, aku mengerti dan menyadari bahwa diriku tidak akan pernah ada di hati ARES.

-Claysa Audia Azera

TBC
Coment next🙋

Let Someone GoOnde histórias criam vida. Descubra agora