"Oppa, aku tidak bisa di bagian part ini. Ini terlalu sulit untukku. Rapnya terlalu cepat. Lagipula ini memakai bahasa Korea. Aku tidak yakin akan berhasil." ucap gadis cantik yang sibuk memperhatikan kertas yang dipegangnya dan earphone yang menempel di kedua telinganya itu.
"Cobalah lagi. Sebelum kau berhasil jangan berhenti berlatih!" ucap sang pemuda dengan nada dinginnya yang sibuk dengan iMac di depannya tanpa melihat sang gadis yang tengah kesal saat ini.
"Bagaimana aku berlatih. Kau yang bertugas melatihkupun sibuk dengan duniamu sendiri, Tuan Min Yoongi." Tekannya pada akhir kalimat.
"Hhh.. Jika begitu kau pulang saja, Lisa. Dari tadi kau hanya mengeluh dan mengeluh. Jika begitu terus, kapan kau akan bisa." Suga akhirnya berbalik memutar kursi berodanya dan menatap ke arah Lisa yang saat ini tengah melayangkan tatapan tajam padanya. Sepertinya gadisnya itu benar benar kesal sekarang.
"Baiklah aku akan pulang. Tetapi jangan harap aku akan kembali kamari dan menyutujui duet debut kita."
Ketika Lisa akan membuka pintu untuk keluar dari Genius Lab milik sang kekasih tercintanya itu, dia menyadari sesuatu yang aneh.
"Kenapa kau mengunci pintunya? Aku tahu biasanya kau tidak menguncinya." Tanya Lisa kepada suga yang kini tengah menatapnya lekat dengan dagu yang ditopang oleh punggung tangannya.
"Kau seharusnya berterima kasih padaku."
"Untuk apa?Kurasa kau tidak berbuat hal yang menguntungkan diriku sejak tadi ataupun sekarang."
Suga terkekeh mendengar penuturan Lisa.Gadisnya ini memang terlalu pintar dalam hal berbicara.Suga merasa bukan tandingannya jika ingin bertengkar dengan cara adu mulut bersama Lisa.Berbeda jika bersama temannya, dia yang akan slalu menang.Tetapi ini Lalisa,sang YG Princess,Suga akan terus kalah dan pada akhirnya sang kekasih slalu membuatnya memohon ampun berkali kali.Teman temannyapun mengakui hal itu.
"Hhh..Arraseo.Aku mengalah.Aku tidak ingin kejadian minggu lalu terulang lagi.Kau yang terus menghindar dariku dan tidak mau bicara sedikitpun padaku.Kau tahu itu membuatku frustasi."
Lisa benar benar tidak bisa menahan diri untuk tidak tersenyum.Dia selalu luluh akan sikap Suga yang Jantle Man itu.Walaupun kadang kadang kekasihnya itu bersikap dingin dan membuatnya kesal,tetapi dia tetap mencintainya bahkan mungkin seiring waktu berjalan rasa cinta itu kian bertambah.
"Secinta itukah kau padaku,oppa?" Goda Lisa pada Suga yang berdiri menghampirinya dan memeluk pinggang Lisa erat sambil mendekatkan kedua tubuh mereka menghilangkan jarak diantara keduanya.
"Kau ingin aku jujur?" Suga berbisik tepat di area telinga Lisa sambil menghirup aroma tubuh gadisnya itu.
"Tentu,oppa.Tidak ada seorang wanita yang ingin kekasihnya berbohong bukan." Ucap Lisa dan melingkarkan kedua tangannya pada leher putih Suga.
Mendengar hal itu seringaian Suga muncul di sana.Dia menatap lekat kedua mata bulat Lisa dan menempelkan kening miliknya dan kening sang kekasih.
"Kau dengar ini.Sebenarnya aku tidak mencintaimu."
Lisa sempat terkejut dan hampir melepaskan pelukannya,tetapi ucapan Suga selanjutnya membuat dirinya diam membeku dipelukan sang Oppanya tersebut.
"Aku tidak mencintaimu.Tetapi,aku sangat sangatttt mencintaimu.Ralat ucapanmu tadi yang menyebutku sekedar hanya mencintaimu.Aku ini sangatt sangatt mencintaimu kau tahu."
"Apa bedanya.Pada intinya kedua kalimatmu itu sama sama menunjukan bahwa kau mencintaiku."
"Tidak sayang.Kau bisa membedakan antara hanya mencintai dan sangat sangat mencintai bukan.Itulah yang ku maksud."
"Baiklah oppa.Aku sangat mengerti dan sangat paham apa yang kau maksud.Aku pun sangat sangat mencintaimu,Min Yoongi." Bisik Lisa pada kalimat terakhirnya.
"Maka dari itu,menikahlah denganku,tuan putri.Hiduplah bersamaku sampai maut yang hanya bisa memisahkan kita." Ucap Suga dengan mencium sekilas bibir sang kekasih yang menatapnya lekat sambil menampakan senyuman indah yang selalu membuat Suga candu akan senyuman itu.
"Kau tahu,apa yang akan kau hadapi setelah kau mengucapkan hal itu."
"Apapun itu,aku akan hadapi.Soal fansmu, fansku,dan soal Hunsyuk-sajangnim yang melarang artisnya berkencan,itu akan aku hadapi.Percaya padaku,Lalisa.Mmm..Untuk orang tuamu,aku yakin mereka akan senang mendapat calon menantu sepertiku."
Lisa tertawa mendengar ucapan Suga."Ternyata dibalik sikap dinginnya,kakasihku ini bisa merayu juga."
"Itu bukan rayuan,Lisa.Aku serius mengucapkannya." ucap Suga dengan nada yang serius.
"Oppa..?"
"Hmm."
"Tetaplah bersamaku.Oppa.Jangan pernah pergi apapun itu yang terjadi.Aku tidak tahu bagaimana hidupku jika tanpamu." Lisa memeluk Suga erat seakan tiadak lagi esok hari.
"Hmm.Tidak ada diantara kita yang akan saling pergi meninggalkan.Aku milikmu dan kau milikku,untuk selamanya."
Lisa benar benar bersyukur mendapatkan seorang lelaki yang benar benar mencintainya dan dapat menerima dirinya apa adanya.Lisa berharap Tuhan menciptakan hal yang terbaik untuk mereka berdua ke depannya.
"Gomawo,oppa.Saranghaeyo."
"Nado."
_________________________________________
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Mana yang Yoonlice shiper,coba angkat tangan?😂 Makasih yah buat kalian yang udah nyempetin baca story aku,,So,jangan lupa vote and komen. Thanks💜