Bab 1

92 21 28
                                        

Beginning

♢♢♢♢

Seorang wanita tengah berlari dengan tergesa-gesa di tengah kerumunan orang di jalanan, ia berharap kepada tuhan agar tidak dipertemukan lagi dengan pria gila dan aneh yang ada di club tadi. "Shit! Dasar pria gila! Seharusnya tadi aku menguatkan pukulan ku." rutuk wanita setengah mabuk tersebut yang tengah menetralkan nafasnya.

Flashback on

Suara dentuman musik memenuhi seluruh isi ruangan tersebut, bau tajam alkohol begitu menyeruak indra penciuman ketika baru memasuki tempat tersebut. Seorang pria ber-jas yang baru saja datang membuat seluruh kaum hawa mengalihkan pandangannya, tidak ada satupun yang ingin melewatkan kesempatan untuk bertemu dan melihat langsung pria muda nan tampan itu.

Siapa yang tidak kenal dengan Allard Jeff Carlos? Ia seorang pengusaha muda sukses Amerika yang hampir menguasai seluruh perusahaan di Eropa bahkan sebagian di daerah Asia, wajahnya yang tampan bak pangeran kerajaan dengan mata hijau nya membuat seluruh wanita bertekuk lutut dihadapannya dan ia selalu mendapat tatapan penuh kagum dari para wanita.

Pria itu menuju meja bar dan memesan whiski seperti biasanya.

"Tumben kau datang hari ini? Ada masalah?" ujar Alex yang merupakan bartender sekaligus pemilik club tersebut.

"Tidak, aku hanya sedang bosan hari ini. Bisakah kau menyiapkan wanita untukku?" balas Allard dingin.

"Ya-ya baiklah, aku akan menyiapkan wanita terbaik untukmu malam ini. Al apa sebaiknya kau berhenti saja memakai jalang untuk memuaskan nafsumu? Cobalah untuk mencari wanita yang bisa membahagiakan dan menemanimu sampai tua nanti. Lihatlah aku, semenjak bertemu dengan Syeela hidupku terasa lebih berwarna dan bahag-" perkataan alex terhenti ketika lawan bicaranya mulai menunjukkan raut wajah berbeda.

"Hentikan omong kosong mu! Pergilah!" Allard berdiri dari tempat duduknya dan berjalan menuju kerumunan orang-orang yang sedang menari.

Tatapan nya terhenti kepada wanita yang menggunakan dress tosca diatas lutut dengan rambut yang digerai menampakkan kesan sexy dimata pria tersebut. Tanpa basa basi ia langsung menghampiri wanita itu dan menarik lengannya. "Aww!" pekik wanita itu yang nampaknya tengah mabuk, kaget ketika ada yang menariknya.

Allard masih memegang lengan wanita yang ia tarik, mata biru nya itu sangat cantik dan indah, aroma tubuh nya begitu memabukkan. "Ia sangat cantik, body oke, aku akan membawanya ke ranjangku malam ini!" batin Allard bersemangat. Tepat sebelum ia akan menarik wanita itu untuk menciumnya, kepala nya sudah terlebih dahulu mendapatkan pukulan high heels dari wanita tersebut.

"Apa-apaan ini! Siapa kamu seenaknya menarik saya! Dasar gila! Sinting!" ujar Brianna dengan sedikit berteriak, jangan lupakan fakta bahwa ia masih dalam pengaruh alkohol.

"Aku akan membayarmu berapapun asal kamu mau tidur denganku malam ini" balas Allard dengan suara bariton nya.

"Sorry sir, i'm not a bitch. Permisi!" Brianna langsung berlalu dari sana dan tidak sadar bahwa pria tersebut masih memandangi kepergiannya.

"Ikuti dia!" ujar Allard di teleponnya.

Brianna masih merasa pusing, ia menyesal meminum alkohol begitu banyak tadi. Entah mengapa ia merasa ada yang mengikuti nya sejak keluar dari club tersebut, beruntung otak nya cepat tanggap dan ia langsung berlari secepat mungkin.

Flashback end

Brianna menghempaskan tubuhnya ke sofa dan memejamkan matanya. Masih teringat jelas kejadian yang baru menimpanya tadi, ia menghela nafasnya kasar.

My Weird CEOStories to obsess over. Discover now