Bab 1

10 2 0
                                        

Tap... Tap... Tap...

Suara langkah kaki seorang gadis  menggema di lorong sekolah SMA Angkasa 12 gadis itu nampaknya adalah murid pindahan dengan kulit putih bersih, muka yang polos, kaki yang jenjang,tinggi, dan rambut panjang yang di gerai serta mengenakan penjepit, rambut bermotif bunga sakura menambah kesan imut pada murid pindahan itu
Namun sepertinya dia tidak, memperhatikan jalan hingga menabrak seseorang di depannya.

Bark!

"Aduh gomene.."

"Kamu ga apa apa kan?"
tanya Akira pada laki-laki di depan nya itu, Tetapi laki-laki itu malah pergi begitu saja.

"Heiii Cotto matte,aku belum tahu nama kamu!"

Teriak Akira namun lelaki itu sudah menghilang begitu saja.

"Aduh pokoknya harus ketemu dan ngasih permintaan maaf ke dia."

Setelah mengucapkan itu Akira langsung pergi, ke ruang kepala sekolah.

.

.

.

.

.

Di kelas 11 IPA-3

Semua murid di kelas 11 IPA-3 sudah duduk rapi semua dan siap untuk menyambut guru yang akan mengajar di kelas itu.

Tiba-tiba seorang guru datang dengan seorang murid wanita berada di belakangnya sontak itu membuat kelas sedikit ricuh.

"Asslamulaikum, pagi anak - anak," sapa Pak Harto yang ternyata adalah wali kelas 11 IPA-3.

"Walaikumsalam, pagi pak!" Jawab semua murid serentak.

"Hari ini kita kedatangan murid baru dia dari Jepang. Loh, ada yang mau godain tidak?" Gurau sang guru, semua sontak melihat pada gadis imut namun tinggi itu dia begitu manis dan juga terlihat sangat imut.

"Ayo perkenalkan dirimu," suruh pak Harto.

"Ano... Hai nama e wa Akira Miyuki des." Semua sontak di buat bingung dengan ucap Akira.

"Aduh, sorry Akira you can't say Japanese in here oke?" Mendengar perkataan sang guru membuat Akira menunduk malu.

"Uhm.. oke i'll  try again, Halo semuanya nama ku Akira Miyuki kalian bisa memanggil ku Akira  aku pindah dari Jepang ke sini karena pekerjaan ayahku aku campuran Jepang - Indo jadi tenang saja aku paham apa yang kalian semua katakan,"
ucap Akira dengan,nada malu - malu.

"Loh kamu toh.. udah bisa bahasa Indonesia kenapa pakai bahasa Jepang?"
tanya sang guru pake Akira.

"Maaf, Pak. Saya kebiasaan menggunakan bahasa Jepang saya jadi terbawa ke sini maaf ya pak."

"Baiklah kalau begitu, semua nya apa paham yang dia bicarakan?"

Tanya sang guru,Tetapi beberapa detik kemudian ada seorang murid laki-laki yang mengacung tangan.

"Ya,Nando ada apa?"

"Pak, boleh saya tahu nomer hp nya berapa ya pak?"

Pertanyaan tersebut membuat seisi kelas menyorakinya dengan semangat, tetapi ada satu murid laki-laki yang diam saja.

"Sudah-sudah, ayo Akira mau duduk dimana. Cari bangku kosong."

"Baik, Pak,"

mendengar jawaban Akira semua murid laki-laki sontak menyuruhnya duduk di samping nya tapi sudah jelas bahwa di samping mereka sudah ada yang ngisi yaitu teman mereka sendiri akhir setelah menyusuri meja-meja dia mendapati meja kosong di samping murid laki-laki yang dari tadi, tak acuh pada kebisingan kelas.

Out With YouWhere stories live. Discover now