7 jam ku menerima materi yg sungguh memenuhi isi otakku dan menguras tenagaku. Pukul 13.00 suara bel toa di tingkat sekolah terdengar hingga ke kelas ku yg berada di bagian paling belakang menandakan waktunya pulang. Aku yg duduk dibangku paling depan dengan lelah lesu seketika jenggirak girang ketika ku mendengar bel itu, namun tetap saja rasa lelah ini masih terpanggul di punggungku. Mengingat hari ini adalah hari kamis dimana para Dewan Penggalang (DP) wajib kumpul untuk membahas materi yang akan diberikan ke adik kelas besok Jum'at.
"Terimakasih Bu Guru"
Ya itulah kalimat yang selalu diucapkan dan sudah menjadi tradisi di SMP ku saat jam pelajaran berakhir. Aku bergegas mencium tangan Bu Guru dan lanjut melangkah lesu menuju sanggar pramuka. Hari ini entah kenapa badan dan pikiranku terasa lelah sekali seperti telah bekerja tanpa makan minum dan tidur. Aku mencoba ikhlas menghadiri wajib kumpul DP agar tak dapat hukuman, meski itu berat bagiku hari ini namun apa dayaku.
"Ibnuu.." ku dengar ada seseorang anak perempuan yang menyapaku dengan suara kecil dan lembut. Dalam hati, aku sudah bisa menebak suara yg sangat ku kenal itu. Ku tolehkan pandanganku kebelakang, dan benar saja itu Tania.
"Eh Tania.. Hello Tan" balasku dengan raut muka terpaksa karna lelah
BRUUUGHZ
Suara tumpukan buku paket yg ku lepaskan dari genggaman ku dan menghantam lantai. Seketika beberapa anak memandangku dengan sinis. Tapi aku tidak heran dengan raut sinis mereka, karna memang raut muka seperti itu sudah menjadi santapan ku di dalam organisasi pramuka ini. Namun hanya 3 orang yang tidak beraut kusut nan sinis padaku dia Asih, Ratna, dan tentu saja Tania. Tania memang bersikap lembut kepada siapa saja dan dia orangnya baik. Tapi iya, dia itu sikapnya sangat keras kepala sekali dan terkadang suka menyombongkan diri. Meski badanya kecil tapi tetap saja dia ikut pramuka.
"Nu.. kok muka kamu lesu gitu??" Tanya asri dengan polosnya
"Biasa.. paling lg banyak pikiran, iya Nu??"saut Ratna dengan gegasnya tanpa pikir pikir
Aku mengangguk perlahan dengan posisi menyenderkan diri ke pagar sanggar pramuka. Memang aku itu kalo lagi lelah atau lagi badmood sangat malas sekali mengeluarkan kata kata, di saat saat seperti ini hatiku menjadi panas dan tak ingin di ganggu sedikitpun. Tetapi saat lagi goodmood sikapku sangat ceria sekali terkadang juga rewel. Yah.. itulah diriku yang berzodiak gemini.
Tak lama dari percakapan ku dengan Asih dan Ratna, Kang Amin berjalan menuju sanggar dengan bernyanyi nyanyi riang seakan tak ada beban yang dia pikul padahal Kang Amin adalah salah satu pembina pramuka di SMP ku ini. Di sisi lainya juga seperti pelatih pramuka.
"To Anto.. sini kau!!" Panggil Kang Amin pada Pratama PRASDANA ya.. si Anto
"Ya kang.. siap!" Berlari ia dengan sembari menjawab panggilan Kang Amin
"Ada apa Kang??"berlogat ala tentara ia bertanya
"Tu anak anak disiapin dari pada duduk duduk ga jelas kaya ayam meriyang.." jawabnya dengan kalimat yang asal keluar dari bibirnya.
"Oh.. okeh kang.. Siap" sambil hormat ia jawab dengan sidikit gurauan
Ya.. sehabis itu Anto bergegas membariskan pasukanya. Sebenernya badanku sudah tak kuat lagi berdiri, tapi bila ku tak ikut baris pasti aku akan dapat hantaman kata kata ejekan membosankan dari Kang Amin. Kang Amin itu memang orangnya asal ucap dan suka mengejek tapi dia itu kreatif, cerdas, bijaksana, tegas, dan pokoknya pantes lah jadi Pramuka wan sejati. Dari kisah perjuangan hidupnya aku terinspirasi dan menjadikan ku masuk dalam organisasi pramuka ini.
"Tuku sapi.. olieh bandot.. nanana oh nanana"lagi lagi si Kang Amin terus bernyanyi hingga salah satu DP menyetop nyanyianya dengan sanggahan.
"Kang!!.. cepet oh.. udah siang nih.. "
"Eh iya ya.."jawaban polosnya terlontar dan lagi lagi ia berucap tanpa pikir pikir
"Okeh.. jadi gini pekan ini jadwal untuk DP itu uji SKK menjahit.. nanti kalian saya tugaskan membuat tas pramuka dari celana pramuka bekas.. dan ingat tas tersebut harus dijahit sendiri dengan cara manual.. PAHAM??"
"SIAP PAHAM"
jawaban serentak dari teman teman DP ku.
"Dah.. aku cuma mau bilang itu. Silahkan setelah ini acara dipimpin si Anto" singkat saja.. Kang Amin berkata itu lalu lanjut bernyanyi
Setelah itu si Anto melaksanakan tugasnya tuk memimpin acara selanjutnya. Setelah sekian lama berdiskusi mengenai materi untuk jm'at besok, akhirnya tiba juga waktu pulang. Pas ku lihat jam tanganku, jarumnya menunjukan pukul 14.47 wib. Ya.. menurutku waktu pulang kamis ini lebih cepat dari biasanya karena biasanya pulang jam 16.45 wib.
Ku mulai goes sepeda ku yang bermerek phoenix itu dengan satuy. Tanpa ku rasakan sudah tiba di depan rumahku yang bermodel adat tegal dengan empat tiang penyangga genting di teras rumah. Ku masuk kekamarku dengan rasa senang dan langsung saja ku lempar badan ini ke atas kasur yang sedikit tipis. Tapi ada yang kurang dari lengkap. Ya.. tentu saja, hp. Aku langsung teringat dengan hp ku. Setelah hp sudah ditangan langsung saja aku mulai online dengan mennyalakan data seluler hp oppo r1011. Memang hp ku itu hp model lawas dan juga berukuran kecil maklum saja, itu hp adalah hp sementara yang ku beli seharga 300 ribu rupiah. Mengapa aku sebut sementara?? Karna sebelum ku membeli hp ini, aku memiliki hp yang lumayan modern yaitu lenovo a6010 tapi na'as hp itu dicopet saat aku berziarah ke makam yang tak jauh dari rumahku setelah dari kejadian itu aku berencana membeli hp yg lbih modern lagi tapi tuk menunggu tabunganku cukup untuk membeli hp yang aku impikan, ku belilah hp oppo ini sebagai hp sementara yang menemaniku.
Setelah online ternyata sosmed ku sangatlah sepi macam hatiku ini, aku hanya menarik ulur beranda saja. Setelah beberapa menit aku tertidur dengan sendirinya, mungkin karna efek dari rasa lelah yang aku bawa dari sekolah.
______________________________________
Ini baru awalan cerita. Maaf bila masih banyak kesalahan dalam penulisan atau penempatan kata. Mohon maklumnya karna saya baru pemula.. hehe😅
Eets.. jangan lupa votment yah dan komentarnya agar aku bisa mengembangkan cerita ini lbih baik lagi😉
Salam
M Ibnu D
YOU ARE READING
ARIEF SQUAD
Teen FictionIni kisah ku dan sahabat sahabatku. Berawal dari sebuah pertemuan di satu irganisasi yang menjadikan kita bersatu hingga membuat suatu grup. Tapi salah satu sahabatku membuat konflik diatara tali persahabatan kita. Konflik apakah itu?? Apa penyebabn...
