Zeano Urwalik Sangatara

110 11 0
                                        

Pemuda itu memetik satu per satu senar gitar, hanya ada suara instrumen di ruangan tersebut

Oups ! Cette image n'est pas conforme à nos directives de contenu. Afin de continuer la publication, veuillez la retirer ou mettre en ligne une autre image.

Pemuda itu memetik satu per satu senar gitar, hanya ada suara instrumen di ruangan tersebut.

Gadis di hadapannya tersenyum kecut seraya berkata, "Mungkin ini terakhir kalinya aku ngeliat kamu main gitar ya?"

Tatapannya berubah seketika, tangannya juga berhenti memetik senar.

Sepertinya semesta sudah mengirimkan sinyal pada gadis itu, ia terpaku di tempat--melihat kekasihnya yang juga bungkam.

"Kalau itu maunya Ella, kenapa nggak?"

Namanya Zen, kakak dari si kutub kedua. Penggemar gitar sekaligus permainan futsal, juga gadis imut.

☆彡

Walik dan WagaOù les histoires vivent. Découvrez maintenant