Prolog

1 0 0
                                        

Prolog...  

   Rintik hujan menemaniku disebuah kafe bernama 3 A.M, ditemani segelas kopi tinggi kafein bersama lagu low beat, disinilah tempatku bermeditasi, tidak ada yang lain yang aku lakukan, hanya memandangi sebuah kertas kosong didepanku yang harus ku isi dengan pilihan kata yang tepat untuk puisi ku.

   "Hey kau Araya kan?, Perkenalkan, namaku Anantha Maria, aku tetangga barumu, yang kemarin pindah" Seru seorang gadis dengan potongan rambut pendek sebahu, "Iya, bagaimana kau bisa tau aku disini?" Tanyaku balik, "Dunia ini memang sempit, apalagi jika ibumu memberi tahuku, haha" Sahutnya.

   Tak terasa sudah empat jam aku diam di kafe ini, tak terasa juga aku menghabiskan dua gelas kopi, seorang gadis yang mendatangi ku tadi sedang tertidur pulas didepan ku, waktu menunjukan pukul setengah sebelas malam, pertanda bahwa aku harus pulang, diluar masih hujan, aku memutuskan untuk memaksakan diri untuk pulang.

   Sesampai didepan rumah aku mendapati pintu rumah ku sudah terkunci, terpaksa aku harus naik menggunakan tangga agar bisa masuk ke kamarku. Hari ini selasai tanpa sesuatu yang mengesankan, hanya seorang teman baru yang lucu dan sederhana. Selamat datang di Reveria, sebuah rangkaian kalimat yang menceritakan tentang kehidupan ku yang berubah drastis semenjak kedatangan Anantha, seorang gadis sederhana yang mengubah secangkir kopi menjadi cerita.

REVERIADonde viven las historias. Descúbrelo ahora