warning

13 5 0
                                        

Konten cerita ini bisa aja nge 'trigger' kalian. Kalau masih mau baca silahkan, tapi aku ga tanggung jawab kalau kalian sampai kenapa-kenapa.

Di cerita ini aku cuma mau ngasih tau seberapa pentingnya ngejaga kesehatan fisik maupun mental.

Dan juga... Untuk semua calon/orang tua diluar sana. Tolong. Tolong lebih peka terhadap anak anda. Saya tidak minta anda untuk memanjakan anak anda, tetapi saya cuma minta agar anda lebih memperhatikan anak-anak anda.

Contohnya?

-Apabila anda seorang ibu rumah tangga/menghabiskan waktu di rumah, saat anak anda pulang sapa lah dia. "Halo anak ibu/ayah yang cantik/ganteng. Bagaimana hari ini/apa yang terjadi hari ini?"

-Apabila anda pulang sedikit lebih cepat dari anak anda, buat/beli camilan, atau buat lah teh dingin/hangat. Saat anak anda pulang, nikmati waktu bersantai setelah lelah kalian. Dan ceritakan apa yang terjadi hari ini.

-Apabila anda pulang larut, tanyakan saat makan malam. Tanyakan dengan lembut, "apa hari ini lelah? Ada PR apa hari ini? Papa/mama begini lho dikantor" atau merumpi dengan pasangan anda pun tak apa, selama anak anda tidak diacuhkan.

-Apabila anda pulang larut sampai tak bisa menyapa anakmu karena sudah tidur. Semangati anakmu tiap pagi sebelum berangkat. Atau lakukan jalan-jalan rutin tiap anda punya kesempatan. Dan pergi ke tempat-tempat yang ingin kalian kunjungi bersama.

Terutama, untuk semua rumah tangga yang sedang merasakan badai. Tolong. Tolong bicarakan baik-baik dengan pasangan anda. Tidak perlu bertengkar. Apalagi sampai main tangan. Karena jika anda lakukan itu, jangan tanya mengapa anak anda terlihat 'buruk' di mata anda.

Baiklah itu saja,

Kalau begitu...

Cerita ini, resmi dimulai!

Sabtu, 21 September 2019


Btw, menurut kalian ini genrenya apa sih? Aku bingung lho.

HOMEWhere stories live. Discover now