[L.I.S]
Pada hari,jam,menit,dan detik yang sama. Seorang cewek berparas cantik berambut coklat buatan dan berwajah Oval. Itu masih tertidur telentang diatas kasur. cahaya matahari mengenai wajahnya bangun dan langsung duduk sambil mengucak ngucak matanya. Kepalanya masih menunduk lalu Matanya yang teriris hitam itu melihat cahaya matahari segenap dan langsung menoleh kearah meja laci kecil disebelahnya tepat diatas meja lacinya itu ada sebuah Vape dan kini tangannya langsung mengambil Vape tersebut dan menghisabnya yang mendadak kamarnya dipenuhi asap dan ber-aroma buah anggur karna Vape yang diisapnya adalah Vape anggur.
Perempuan itu masih menggunakan pakaian putih abu abunya yang terlihat kusut dan lusuh. Karna pulang terlalu larut otomatis dia merasa kecapean dan langsung tenggelam dalam tidurnya.
Tak lama suara gedoran terdengar dari pintunya.
DOR DOR DORR
"AUDY"
Audy yang mendengarnya hanya melihat sekilas pintu itu dan menyinisnya sambil terus menghisap Vape-nya.
"AUDY PAPA TAU KAMU DIDALAM AYO BUKA PINTUNYA ATAU PAPA DOBRAK?!"
Seru Arthur papanya
"ARGHH..DOBRAK AJA AUDY GAK DENGER BLEEE BLEE BLE" Karna audy sakit mendengar gedoran pintu yang semakin kencang dan semakin terdengar nyaring yang membuat kupingnya sakit jadi dia mengambil bantal disampingnya dan menempelkannya ditelinga sambil berkomat kamit.
"AUDY BUKA PINTU KAMUUU CEPAAT"
Seru papanya tapi masih saja audy berdiam dengan bantalan yang sengaja dilekatkannya pada telinga.
Tak lama terdengar suara pintu yang terbuka dan dibanting keras membuat audy langsung melihat kepintu. Terlihat dua orang yang saling menatap audy dan tatapannya itu tak bisa diartikan.
Ada Arthur papanya dan disebelahnya ada Adelyn mamanya. Sedang memperhatikannya dari jauh.
"Ma..mama"
Audy yang melihat seseorang disebelah papanya langsung berdiri terpaku
"Sini kamu?!"
Mampus gue batinnya
"Ya... ada apa?"
"ADA APA ADA APA PURA PURA GAK TAU LUPA ATAU GIMANA KAMU?!" Bentak arthur.
"Apasih pa. Bikin kaget aja ada apasih bicara aja langsung to the pointnya!" Balas audy dengan sebelah tangan yang membenarkan anak rambutnya yang terhembus oleh angin angin kecil.
"KAMU YA YANG PECAHIN KACA SPION MOTOR PAPA HAH??!"
Pertanyaan yang dilontarkan oleh papanya membuat audy terkejut ditempat dia langsung teringat dengan kejadian kemarin malam saat dia jalan jalan bareng teman temannya ke Clubbing Night dengan menggunakan Motor Ninja hijau papanya,sebelah kaca spionnya pecah karena hasil dari seorang yang langsung menyenggolnya dari samping yang membuat audy dan temannya juga ikut terjatuh. Tapi saat ini audy bersyukur karna dia tidak terluka tapi malah teman boncengannya yang terluka parah.
Audy bergidik
"NGAKU KAMU?"
"Iyapa iya,Maapin audy gak sengaja. Abisnya ada yang nyenggol sih" ujar audy sambil menatapi kuku jarinya.
"KALAU KAMU JUGA BISA HATI HATI DAN JAGA BARANG ITU NDAK AKAN JADI BEGINI!?"
Audy yang mendengar papanya ngomel terhadapnya hanya mendengus dan membuang napas kasar.
"Tuh liat. Kamar kamu kok jadi berantakan gini sih audy padahal baru aja kemarin Bi inul bersihin" timpal adel mamanya sambil melihat isi dalam kamar audy yang berantakannya jika dilihat minta ampun.
Audy yang mendengar keduanya langsung membuang napas kasar lagi dan lagi.
"Itu tuh juga liat. Pintu baru aja kamarin diganti karna gedoran liat aja nanti diganti lagi belum ada seminggu udah ruyek tuh pintu" Balas audy membuat artur yang geram langsung mengejar anak perempuannya itu.
Biasa,pintu itu sudah sering digonta ganti karna selalu rusak dan kalau bukan gedoran dan dobrakkan terus terusan oleh papanya.
Audy berlari dan langsung mengambil kunci mobil diatas meja makan dan langsung keluar
memasuki mobil dan menyalakannya suara derum mobil terdengar dia tak peduli kalau ada papanya yang memanggil manggil namanya. Tanpa aba aba dengan cepat audy langsung menancapkan Gasnya.
sementara Bi inul yang sedang menyapu diteras rumahnya menyaksikan momen itu hanya bergidik dan menggeleng gelengkan kepalanya dan kembali fokus dengan pekerjaannya kembali.
Ditengah perjalanan hanya terdengar suara mesin mobil. Karna terasa hening sendiri jadi audy menyalakan Radio Musik dan menikmatinya sambil fokus dengan setirannya.
****
**(Cerita ini untuk tidak ditiru yah guys jadi pembaca yang bijak dan juga teliti ya:))**
Jangan jadi Readers silent ya
Ooh,iya Spam komen kalau mau lanjut
>.Skuyy..
。
。
。
Ini adalah cerita pertamaku diwattys
Dan ini adalah awalan dan dimana aku juga mencoba untuk berkarya.
disini aku merasa awalan cerita yang abal abalan haha..ada yang baca>.
Maafin yah,Jika ada Typo atau kesalahan pada teks,Inget masih awalan:)
Dan Maafin juga jika ada
(Kesamaan/Kemiripan) pada Cerita yang tidak secara kebetulan atau kebetulan.
Karna ini adalah ide tersendiri::)
Jangan lupa juga untuk Support author dan ceritanya yaahh kalau disemangatin tambah semangat juga buatnya tambah tinggi juga imajinasinya..owowo
Oke,dan jangan lupa juga untuk selalu Vote cerita ini yahh~.
Dan jangan jadi Silent komn dan Readers ya;)
.
.
.
Salam author:
Azkaznazh.h
YOU ARE READING
[L.I.S]:: LoveInSilence
RomanceHAI READER'S;) Pantaskah ketika Dua orang yang saling benci. Mendapatkan cinta yang tak terduga? Dan berakhir 'bersama'?
![[L.I.S]:: LoveInSilence](https://img.wattpad.com/cover/198320497-64-k521759.jpg)