Kisah yang (seharusnya) indah

25 6 1
                                        

Kisah cinta di SMA harusnya menjadi hal yang paling indah dan menjadi kenangan yang tak terlupakan namun tidak buat Alicia, karena kisah cinta Alicia tidaklah indah selayaknya orang sepasang kekasih yang saling mencintai.

Sikap Reyn sangatlah dingin dan cuek, Reyn selalu sibuk dengan buku pembelajaran hingga tak punya waktu sedikit pun untuk pergi berdua dan bersenang-senang dengan Alicia.

Berbeda dengan Valeria dan Qiandra mereka selalu menghabiskan waktu bersama untuk sekadar jalan berdua ataupun makan berdua, hal inilah yang membuat Alicia merasa iri dengan sahabatnya.
Alicia pun ingin menghabiskan waktu berdua dengan orang yang dicintainya, Reyn

☀️☀️☀️

Terik sinar matahari semakin memanas, waktu pun sudah menunjukkan pukul 12.00 wib.
Reyn dan Qiandra baru saja selesai bermain basket di lapangan SMA TUNAS BANGSA, sedangkan Alicia dan Valeria sudah menunggunya dan menyiapkan minum untuk pacar masing masing, Qiandra dan Reyn langsung menghampiri mereka berdua

"Hai sayang, kamu pasti capek banget ya" sapa Valeria pada pacarnya, Qiandra

"Iya nih, panas banget" Valeria kemudian membukakan air minum untuk Qiandra dan mengelap keringat nya dengan sapu tangan yang sengaja ia bawa untuk Qiandra
Sementara Reyn dan Alicia hanya duduk terdiam setelah memberikan minuman untuk Reyn, Alicia hanya bisa melihat keromantisan Valeria dan Qiandra yang sedang tertawa bareng.

"Eh Alicia, Reyn nanti sore jalan yuk liat sunset gitu" ajak Valeria pada sahabatnya

Alicia baru saja mengiyakan ajakan sahabatnya, namun
"Alicia aku gak bisa, bentar lagi kita ujian jadi aku harus banyak persiapan" Reyn menolak ajakan ajakan Alicia

"Tapi Reyn"

"Maaf Al aku ke kelas dulu ambil tas, tas kita kan masih didalam, aku sekalian ambilin tas kamu ya" Reyn mengalihkan pembicaraan kemudian melangkahkan kakinya menuju kelas,
sementara Alicia hanya terdiam melihat sifat Reyn.
Valeria yang mengerti perasaan sahabatnya langsung mendekati Alicia dan merangkulnya

"Udah gak apapa, kamu jalan sama aku dan Qiandra aja ya"
Alicia hanya mengangguk kan kepalanya sebagai tanda mengiyakan ajakan Valeria.

Tak lama kemudian Reyn keluar dari kelas dengan membawakan tas milik Alicia

"Alicia kita pulang sekarang ya" ajak Reyn

"Mmm...Reyn Alicia biar pulang sama aku aja ya" sela Valeria

"Yaudah Alicia aku pulang duluan ya"

"Iya" jawab Alicia dengan datar
Reyn kemudian melangkahkan kakinya meninggalkan Alicia dan sahabatnya yang masih berdiri dilapangan sekolah dan menuju parkiran mobil dihalaman sekolah.

Tak lama Valeria, Qiandra dan Alicia juga menuju parkiran, mobil Qiandra dan Reyn pun melaju meninggalkan halaman sekolah.

Mobil Qiandra berhenti disebuah danau yang pemandangan alamnya membuat semua yang melihatnya terpana

Valeria, Qiandra dan Alicia duduk dipinggir danau untuk menikmati sejuknya udara di tepi danau
Valeria dan Qiandra saling menggoda dan tertawa bareng sedangkan Alicia hanya diam sambil terus menatap danau yang indah

Sejuknya udara danau dan indah alam membuat Alicia merasa tenang dan tak peduli meskipun dia hanya menjadi nyamuk yang menemani sahabatnya.

Sunset mulai muncul tak terasa siang telah berlalu dan berganti sore,
Valeria, Qiandra dan Alicia pergi meninggalkan danau dan kembali ke mobil untuk pulang ke rumah
Alicia pulang ke rumah dengan diantar Qiandra dan Valeria

☀️☀️☀️

Keesokan harinya setelah pulang sekolah, Valeria kembali mengajak sahabatnya untuk janjian di sebuah kafe dan kali ini Reyn menyetujui ajakan Valeria.

Tepat pukul 3 sore Reyn mengirim pesan pada sahabatnya, Qiandra

Reyn : Qiandra maaf kayaknya datang agak telat deh

Qiandra : terus Alicia gimana

Reyn : Aku minta tolong sama kamu Qiandra, tolong jemput Alicia ya

Qiandra : tapi Reyn, Valeria udah nunggu disana

Reyn : aku minta tolong banget sama kamu ndra, masalah Valeria aku yakin dia bakal ngerti kok

Qiandra : yaudah aku akan jemput Alicia

Reyn : makasih ya ndra. (Tak ada balasan)

Sementara itu di halaman rumah Alicia sudah menunggu Reyn, namun Reyn belum juga datang menjemputnya.

Tiba tiba sebuah mobil sedan berwarna merah berhenti didepan halaman rumah Alicia, Alicia memperhatikan mobil itu ia merasa tak asing, mobil itu adalah mobilnya Qiandra.

"Hay Alicia" sapa Qiandra setelah turun dari mobil
"Qiandra"
"Mmm..Alicia Reyn datang agak telat jadi dia minta sama aku untuk menjemput kamu"
"Yaudah" Qiandra dan Alicia kemudian menuju mobil dan tak lama mobil Qiandra melaju, dan didalam mobil Qiandra memutar musik pop

"Ku tau tak muda menjadi yang kau pinta kupasrahkan hatiku takdir kan menjawabnya" Alicia ikut menyanyi dan menikmati lagu Afgan jodoh pasti bertemu

"Kamu suka lagu ini juga" tanya Qiandra

"Iya aku suka banget, apalagi musik yang jaman dulu gitu"

"Wah sama dong, gak nyangka selera musik kita ternyata sama ya, ternyata kamu orangnya asyik juga" puji Qiandra sambil tersenyum

"Masa sih"

"Iya kamu orangnya asyik"

"Kamu juga"
Qiandra dan Alicia keduanya sama sama menikmati musik dan hanyut dalam alunan musik, hingga tidak sadar mereka telah sampai di kafe, disana Valeria sudah duduk di kursi

"Qiandra, Alicia" sapa Valeria setelah Qiandra dan Alicia sampai ditempat duduk dimana Valeria duduk

"Valeria" balas sapa Alicia

"Reyn mana kenapa gak bareng" tanya Valeria

"Reyn datang agak lama" jawab Qiandra kemudian duduk disamping Valeria.

Derttt derttt, suara hp Alicia berdering, Alicia segera mengambil handphonenya di dalam tas dan ada pesan masuk dari Reyn

Reyn : Alicia maaf aku gak bisa kesana, aku masih banyak tugas yang belum selesai.

Alicia terdiam membaca pesan dari Reyn, Valeria yang melihat raut wajah Alicia seperti bersedih merasa bingung ada apa dan kenapa

"Alicia ada apa" tanya Valeria

"Reyn gak bisa datang kesini val" jawab Alicia dengan raut wajah kecewa

"Emang kenapa"

"Reyn lebih mementingkan tugasnya"

"Yaudah Alicia kamu yang sabar yah, pulangnya biar Qiandra yang antar ya"

"Gak Valeria" tolak Alicia

"Alicia kamu adalah sahabatku, aku percaya sama kamu" Valeria meyakinkan Alicia

Seorang pelayan datang dengan membawa menu pada meja 12, meja dimana Valeria dan sahabatnya duduk

"Silahkan dilihat lihat menu nya mba" sambut pelayan

"Mba kok cantik cantik mau nemenin temannya pacaran" kata pelayan yang tiba tiba itu membuat Alicia merasa bagai ditusuk jarum mendengarnya

☀️☀️☀️

The love exchangedTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang