*prolog*

44 6 1
                                        

"Luka yang sebenarnya yaitu ketika orang yang kamu cintai kini memendam rasa benci kepadamu"
^Sri gp^

🍀🍀🍀🍀

Pagi yang sangat cerah yang membuat para murid Sma Nusa memulai aktivitasnya dengan ceria dan bersemangat,tapi tidak berlaku bagi gadis yang sedang berjalan di koridor sekolah dengan langkah terpaksa hingga ia sampai didepan kelas yang memampangkan tulisan kelas itu 11 ipa 1. Sebelum memasuki kelas gadis itu menghela nafas lalu memasuki kelas.

****
Nara PoV

Aku sebenarnya malas masuk sekolah,tapi berhubung akan diadakan ulangan kimia jadi mau tidak mau aku harus datang sekolah.Aku hendak memasuki kelas,namun langkahku terhenti ketika aku melihat pemandangan yang ada di depanku orang yang sangat aku sayangi sedang berciuman.

Entah mengapa hatiku sangat sakit,padahal aku dan bio sudah tidak memiliki hubungan spesial lagi.
"Na,lo harus sadar dan ngak boleh lembek kayak gini."ucapku pada diri sendiri sambil melanjutkan langkahku menuju tempat dimana bio dan salsa sedang bermesraan.

"Ehem..."ucapku pura pura batuk agar mereka sadar,namun mereka tidak peduli dengan keberadaanku.

"Lo berdua kalau mau ciuman jangan ditempat gue,masih banyak bangku yang kosong,jangan disini".ucapku kepada dua manusia yang tak tahu malu itu.

Hal itu tentu didengar oleh mereka,dan salsapun berdiri dengan kesal sambil menatapku dari atas sampai keujung kakiku lalu ia tersenyum meremehkan.
"Bilang aja lo irikan liat gue lagi ciuman sama bio,lo harusnya nyadar bio mutusin lo karena lo itu hanya cewek kampung plus murahan".ucap salsa kepadaku sambil tersenyum sinis kepadaku.

Aku hanya diam,bukan karena aku takut sama salsa aku hanya malas berdebat dengan cewek ini,salsa merupakan cewek yang lumayan populer disekolah aku,dia udah lama bangat ngincar bio semenjak aku pacaran sama bio dan saat dia mendengar aku dna bio telah putus dia sangat antusias mengejar-ngejar bio.

Salsa sangat kesal karena aku tak menggubrisnya. Ia ingin menamparku tapi tangannya dicekal oleh bio dan sontak membuatnya kesal berkali kali.

"Ngapain lo ladenin cewek ngak penting ini".kata bio sambil menatapku dengan muka datarnya
"Emang gue perlu isin lo buat ciuman"?ucap bio lagi sambil berdiri dan melangkah kearahku.

Aku hanya diam.aku rasa tubuhku mulai gemetar tapi sebisa mungkin aku tahan agar bio tak melihatku sedang ketakutan.

"Aaa...gue tahu lo cemburukan sama gue,atau lo marah karena bukan lo yang gue cium"kata bio setelah berada didepanku.

"Ngapain gue harus cemburu, lagian itu bukan urusan gue dan lo mau nyium siapa aja itu juga bukan urusan gue".kataku dengan sedikit gemetar dan jelas semua yang aku katakan itu bohong sangat tidak sesuai dengan hatiku yang saat ini sedang menangis karena melihat bio ciuman denganperempuan lain.

"Hahahaha...lo ngak cemburu ya,aa gue lupa lo kan selalu dapat pelukan dan ciuman dari setiap laki-laki yang godain lo,termasuk lo berani goda sahabat gue..cih...bio menekan kata terakhirnya sambil menatapku dengan tatapan yang datar namun sangat penuh dengan kebencian.

Aku hanya terdiam dan menahan tangisku saat melihat bio yang ada didepanku kini tak lagi menataoku dengan kasih sayang,namun dengan tatapan kebencian.

🍃🍃Halo gais😂terimah kasih sudah membaca,jangan lupa vote dan comentnya😊❤❤❤❤❤❤

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jul 27, 2023 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Struggle...kepercayaanStories to obsess over. Discover now