Subuh masih menghembuskan nafasnya yang menyelusupkan dingin kedalam pori-pori. Meski aku berada dalam mobil yang tertutup, dingin itu masih saja bisa mencuri masuk. Sejenak netraku menatap kejauhan. Gelap masih terlihat diujung sana. Seolah beku terlilit kabut.
"Dingin..." gumamku perlahan entah kutujukan pada siapa. Tanganku terulur kesisi kiri dashboard menyetel ulang suhu AC mobil agar dingin tidak terlalu menyiksa. Cukup nyaman. Kuhela nafas, mencoba meredakan rasa sesak yang memenuhi ruang hati. Membuat jiwa dan ragaku tiada bersemangat sejak kemarin.
Rasa yang membuatku memutuskan untuk nekat melakukan perjalanan ini bahkan saat waktu subuh belumlah tiba.
Jalanan masih lengang. Di sisi kiri dan kanan jalan deretan ruko dan kios tertutup rapat dan terlihat suram. Berbeda saat terakhir aku melewati jalan ini. Saat malam, jalan ini diramaikan jejeran cafe, resto dan warung kopi yang dihiasi beragam pernak pernik dan cahaya gemerlap.
Kini jalanan itu seperti tempat mati. Hanya sesekali kulihat hewan liar berkeliaran dan mengendus endus tempat sampah. Ah, tidak hanya itu. Dibeberapa sudut, dapat kulihat beberapa sosok manusia tidur ditutupi tumpukan kardus dan kain lusuh.
Cukup jelas terlihat, karena toyota vios ini, kupacu perlahan. Aku tidak terburu-buru. Aku hanya ingin tiap putaran roda si kuda besi ini memberikan pandangan yang mengalihkan pikiranku dari rasa sakit didada.
"Aku tidak ingin."
Kata-kata itu mengiang terus ditelinga. Masih terbayang sudut matanya yang tertarik keatas menghujam rasa sakit direlung hati.
"Tapi... Papamu bilang..."
Perkataanku terputus karena langkah kakinya terdengar menjauh. Mengetuk lantai keramik putih itu dengan kasar.
Huuh! Bibirku sedikit membulat mengeluarkan CO2 dari paru-paruku. Air mata mulai membuat mataku sedikit buram. Menghalangi pandanganku kearah jalan yang diterangi lampu mobil.
Kukerjapkan kedua kelopak mata. Sesakit hati apapun, aku masih cukup waras untuk tidak menyetir sambil menangis. Aku bisa mati konyol bila aku tak melihat rambu jalan dan menabraknya.
Rambu-rambu yang terpasang disepanjang jalan ring road sunggal ini cukup kuat. Minimal mobil ini pasti akan rusak bila adu kekuatan dengannya. Dan tabunganku pasti terkuras memperbaikinya. Papi pasti mencemoohku lagi bila aku minta tambahan dana lagi bulan ini. Kugelengkan kepala mengusir pikiran yang melantur.
Setir mobil kuputar perlahan...
Selarik cahaya putih mulai muncul diujung timur...
VOCÊ ESTÁ LENDO
A girl's Journey
Mistério / SuspensePerjalanan seorang gadis kedaerah yang cukup terpencil demi melupakan masalah hidupnya. Namun ditempat itu, ia menjumpai beberapa hal misterius yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. Pria berjubah aneh, profesor sinting, anak misterius dengan tatap...
